Terhambat Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sebabkan Minyak Goreng

  • 26 Apr 2026 13:16 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui – Penyaluran Bantuan Pangan Beras di wilayah Serui mengalami keterlambatan. Hal ini disebabkan oleh distribusi minyak goreng yang belum sepenuhnya terealisasi dalam paket bantuan untuk periode Februari–Maret 2026.

Kepala Perum Bulog Serui, Firmansyah, saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa penyaluran bantuan beras sebenarnya telah berjalan, namun harus menyesuaikan dengan ketersediaan minyak goreng sebagai bagian dari paket bantuan.

Menurutnya, hingga 17 April 2026, realisasi distribusi minyak goreng baru mencapai sekitar 28 ribu liter, sementara sekitar 70 ribu liter lainnya masih dalam status pending. Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran penyaluran bantuan secara keseluruhan.

“Untuk sementara, kami mengambil kebijakan menyalurkan 28 ribu liter minyak goreng yang sudah tersedia, khususnya untuk melayani distrik-distrik jauh yang hanya bisa dijangkau menggunakan transportasi kapal,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, sisa minyak goreng yang masih tertunda direncanakan akan difokuskan untuk distrik yang dapat dijangkau melalui transportasi darat. Namun demikian, prioritas tetap diberikan kepada wilayah-wilayah terpencil agar bantuan dapat segera dirasakan masyarakat.

Firmansyah juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan kantor wilayah maupun pusat guna mempercepat proses distribusi minyak goreng yang masih tertunda, sehingga penyaluran Bantuan Pangan Beras dapat kembali berjalan normal di seluruh wilayah Serui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....