Wakil Bupati Yapen Buka Musrenbang Otsus Penyusunan Rencana Anggaran dan Program
- 22 Apr 2026 08:50 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Roi Palunga, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dalam rangka penyusunan Rencana Anggaran dan Program (RAP) Otsus serta Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Silas Papare, Serui, Rabu 22 April 2026.
Dalam sambutannya, Roi Palunga yang mewakili Bupati Kepulauan Yapen menyampaikan bahwa Musrenbang Otsus merupakan bagian penting dari tahapan perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), khususnya dalam menyusun arah kebijakan penggunaan dana Otsus dan DTI tahun anggaran 2027.
“Musrenbang Otsus ini adalah momentum strategis untuk menyatukan gagasan, menyusun prioritas, dan memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujar Roi Palunga.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Kabupaten Kepulauan Yapen memperoleh alokasi dana Otsus dan DTI sebesar Rp113.441.734.000. Dana tersebut terdiri dari Otsus Block Grant sebesar Rp47.997.200.000, Otsus Specific Grant sebesar Rp56.183.640.000, serta Dana Tambahan Infrastruktur sebesar Rp9.260.894.000.
Lebih lanjut, Roi menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otsus ini merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Kepulauan Yapen, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 serta Peraturan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor 1 Tahun 2025 tentang Musrenbang Otonomi Khusus Papua.
“Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi benar-benar menjadi ruang partisipatif yang melibatkan masyarakat dari tingkat kampung hingga kabupaten,” tambahnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati juga menekankan beberapa poin penting, di antaranya pentingnya partisipasi masyarakat sebagai roh utama Musrenbang, sinkronisasi program dengan RPJMD dan kebijakan nasional, serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Otsus.
Ia juga menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat adat dan kelompok rentan melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Yapen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....