Tim SAR Gabungan Polairud Waropen Temukan Lansia Hilang di Bakau
- 20 Apr 2026 04:30 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud), BPBD, serta komunitas speed boat Kali Sanggei melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan bakau Sungai Karugha, Distrik Urifaisei, Kabupaten Waropen. Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya seorang ibu lanjut usia saat mencari hasil laut.
Operasi pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan puluhan personel gabungan. Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, meskipun sempat mengalami kelelahan. Korban diketahui bernama Maria Boari (60), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kali Sanggei, Distrik Urifaisei.
Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Polairud Polres Waropen AKP Elton Jack Rumbiak kepada RRI, Minggu 19 April 2026, menuturkan bahwa korban dilaporkan hilang pada Jumat 17 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIT setelah tidak kembali dari aktivitas mencari kerang dan kepiting. Laporan kehilangan disampaikan oleh suami korban ke Pos Polairud setempat dan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dengan membentuk tim SAR gabungan.
Kasat Polairud Waropen, AKP Elton Jack Rumbiak, memimpin langsung operasi pencarian tersebut. Tim terdiri atas tujuh personel Sat Polairud, empat anggota BPBD, serta 15 anggota komunitas speed boat. Mereka dikerahkan sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat sekaligus implementasi tugas kepolisian sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.
Pada Sabtu 18 April 2026)sekitar pukul 11.00 WIT, seluruh tim berkumpul di Pos Polairud Kali Sanggei untuk menerima arahan. Dalam arahannya, Kasat Polairud menekankan pentingnya sinergi antarunsur dalam operasi pencarian. Tim juga menyiapkan enam unit speed boat beserta logistik seperti bahan bakar dan air minum guna memastikan kelancaran operasi di lapangan.
Sekitar pukul 12.33 WIT, tim bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan enam unit speed boat. Setibanya di lokasi pada pukul 13.00 WIT, tim langsung membagi kelompok pencarian menjadi beberapa ring. Metode pencarian dilakukan dengan sistem penyisiran dari darat menuju pesisir serta patroli sepanjang aliran sungai. Penyisiran difokuskan di area hutan bakau yang menjadi titik terakhir korban terlihat.
| Baca juga: Bupati Waropen Ajak ASN Jaga Lingkungan |
Pencarian dilakukan secara intensif mulai pukul 13.11 WIT dengan menyisir seluruh area bakau. Tim menghadapi medan yang cukup sulit karena kondisi hutan yang lebat dan berlumpur. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel di lapangan. Koordinasi terus dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian.
Hasilnya, pada pukul 14.51 WIT, tim SAR Ring 3 yang dipimpin Bripda Isak Wonatorei berhasil menemukan korban di pinggir Sungai Tado, masih berada di dalam kawasan hutan bakau. Korban ditemukan dalam kondisi lemas.
Tim segera memberikan pertolongan pertama berupa makanan ringan dan air minum. Selanjutnya, kondisi korban dilaporkan kepada pimpinan tim untuk proses evakuasi. Korban kemudian dievakuasi menggunakan speed boat dan tiba di Pelabuhan Kali Sanggei sekitar pukul 15.58 WIT.
Setelah mendapatkan penanganan awal di Pos Polairud, korban diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 17.00 WIT. Operasi SAR dinyatakan selesai dengan hasil korban ditemukan dalam keadaan selamat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar serta menjadi bukti sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....