Pengukuran Lahan KNMP Matangkan Program Kampung Nelayan di Yapen
- 17 Apr 2026 11:40 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui tim pengukuran terus mematangkan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Kepulauan Yapen. Kegiatan pengukuran lahan ini diawali di Kampung Ketuapi, Jumat (17/4/2026).
Juru Ukur Tim DD Kampung Nelayan KKP Andri menyampaikan bahwa pengukuran yang dilakukan hari ini mencakup survei topografi serta penyiapan detail desain (DD) sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Hari ini kami mulai pengukuran topografi dan penyiapan detail desain. Data hasil pengukuran ini akan menjadi dasar untuk mematangkan program Kampung Nelayan. Kami berharap masyarakat kampung dapat terus mendukung kegiatan ini,” ujar

Tim DD Pengukuran Kampung Nelayan merah Putih(Foto:RRI/Serui)
perwakilan Tim DD Kampung Nelayan KKP.Proses pengukuran berlangsung selama kurang lebih tiga jam dengan menggunakan alat RTK (Real Time Kinematic). Selanjutnya, hasil pengukuran akan dianalisis dan diserahkan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan setempat sebagai bahan tindak lanjut.
Pengukuran lahan menjadi tahap krusial sebelum memasuki pembangunan fisik. Selain untuk memperoleh data teknis yang akurat, langkah ini juga bertujuan mengantisipasi potensi konflik di kemudian hari serta memastikan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

Survei pengukuran lokasi kampung nelayan merah putih(Foto:RRI/Serui)
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen, Daniel Reba, mengatakan bahwa program KNMP di wilayahnya diusulkan mencakup sekitar 25 kampung, dengan Kampung Ketuapi sebagai lokasi awal pelaksanaan pengukuran.
“Dari sekitar 25 kampung yang diusulkan, Kampung Ketuapi menjadi lokasi pertama yang dilakukan pengukuran. Ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam pelaksanaan program KNMP di Kabupaten Yapen,” kata Daniel.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap seluruh tahapan awal ini dapat berjalan lancar sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan.
“Kami berharap proses ini dapat segera terselesaikan. Pengukuran lahan secara langsung di lapangan menjadi fondasi penting untuk memastikan kejelasan batas wilayah ,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....