Bantuan Cadangan Pangan di Yapen Sedikit Terhambat, Dinas Pastikan Distribusi

  • 14 Apr 2026 10:45 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen menyampaikan bahwa penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahun 2026 sedikit mengalami keterlambatan. Hal ini disebabkan kendala pada kemasan beras serta ketersediaan minyak goreng sebagai bagian dari paket bantuan. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa 14 April 2026

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Yapen, Jefry Max Boy Manderi, SE, menjelaskan bahwa bantuan CPP mengacu pada keputusan Badan Pangan Nasional, di mana bantuan terdiri dari beras dan minyak goreng.

“Untuk beras sebenarnya sudah tersedia, namun beberapa waktu lalu kami bersama Bulog sempat mengalami kendala pada kemasan. Selain itu, minyak goreng yang menjadi bagian dari bantuan belum tersedia,” ujar Jefry.

Ia menambahkan, minyak goreng direncanakan tiba di Serui pada 18 April 2026. Setelah seluruh komponen bantuan lengkap, distribusi kepada masyarakat akan segera dilakukan.

“Kami targetkan setelah minyak goreng tiba, penyaluran bisa langsung berjalan agar bantuan segera diterima masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jefry menyebutkan bahwa sesuai petunjuk teknis (juknis), batas akhir penyaluran bantuan CPP adalah 31 Mei 2026. Untuk itu, pihaknya bersama Bulog dan perusahaan transportasi akan mempercepat proses distribusi agar tepat waktu dan tepat sasaran.

“Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk transportasi, agar distribusi bisa dipercepat dan sesuai target,” tegasnya.

Terkait jumlah penerima, pada periode November–Desember 2025 tercatat sebanyak 8.432 penerima manfaat. Sementara pada tahun 2026 mengalami peningkatan, yakni sekitar 5.000 penerima pada Februari Maret meningkat menjadi 16.000.

Dinas berharap dengan percepatan distribusi yang dilakukan, seluruh bantuan dapat tersalurkan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....