Peralihan ASN Penyuluh Pertanian Yapen ke Kementerian Pertanian
- 09 Apr 2026 13:39 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Pertanian menggelar syukuran peralihan Aparatur Sipil Negara (ASN) penyuluh pertanian dari pemerintah daerah ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Penyuluh Pertanian Kampung Imandoa, Kamis 9 April 2026
Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyampaikan bahwa peralihan status ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendukung program pemerintah pusat.
“Peralihan ini penting karena sebelumnya penyuluh masih berstatus pegawai daerah dengan kewenangan terbatas. Dengan menjadi ASN vertikal di bawah pemerintah pusat, diharapkan mereka memiliki ruang yang lebih luas dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program,” ujarnya.

Penyerahan SK Pegawai Otonomi Menjadi ASN Kementerian Pertanian (Foto:RRI/Serui)
Ia juga menegaskan bahwa penyuluh pertanian merupakan ujung tombak dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah, termasuk program prioritas Presiden RI dalam meningkatkan produksi pertanian.
“Penyuluh selama ini berperan besar dalam mendampingi petani. Dengan dukungan anggaran yang cukup besar di sektor pertanian tahun ini, kami berharap kinerja penyuluh semakin optimal,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari pemerintah daerah kepada perwakilan penyuluh pertanian yang kini resmi beralih ke Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Peralihan Penyuluh dapat bekerja dengan baik(Foto:RRI/Serui)
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Yapen, Jefry Manderi, mengatakan bahwa peralihan ini merupakan bagian dari upaya percepatan program strategis nasional di daerah.
“Peralihan penyuluh ke Kementerian Pertanian ini berkaitan dengan implementasi program nasional, termasuk program Asta Cita yang diturunkan ke daerah. Harapannya, dengan lebih dekat ke pemerintah pusat, kinerja penyuluh semakin maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 pihaknya menargetkan pengembangan sektor pertanian melalui program perluasan lahan sawah.
“Dari 200 hektare sawah yang diusulkan, sebanyak 27 hektare telah terverifikasi memenuhi syarat dan direncanakan akan diluncurkan pada bulan Mei,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....