Wakil Bupati Yapen Lepas Karnaval Paskah 2026

  • 04 Apr 2026 17:48 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui — Dalam rangka memperingati kematian dan kebangkitan Yesus Kristus menyambut Paskah Tahun 2026, Persekutuan Gereja-Gereja Kristen (PGGK) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar Karnaval Parade Paskah yang berlangsung pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan karnaval tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, yang turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Roi Palunga menyampaikan bahwa perayaan Paskah memiliki makna mendalam bagi umat Kristiani, sebagaimana tertuang dalam Yohanes 3:16. Ia menegaskan bahwa Paskah menjadi momentum untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus yang wafat di kayu salib demi keselamatan umat manusia.

“Melalui perayaan Paskah ini, kita diajak untuk terus mengingat kasih dan pengorbanan Yesus Kristus. Ini juga menjadi momen bagi kita semua untuk mengintrospeksi diri dalam menjalani kehidupan,” ujar Roi Palunga.

Karnaval menyambut Paskah 2026 Yang di selenggarakan PGGK Kepulauan Yapen (Foto:RRI/Cindy)

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen. Menurutnya, kasih menjadi dasar utama dalam membangun kebersamaan meskipun terdapat berbagai perbedaan.

“Walaupun kita hidup dalam berbagai perbedaan, kasih Tuhan yang mengikat kita harus menjadi landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PGGK atas terselenggaranya Karnaval Paskah yang dinilai mampu mempererat kebersamaan umat.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengajak gereja untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kerja sama, saling menopang, dan saling mendoakan demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Yapen ke depan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran HIV/AIDS yang mengalami peningkatan di wilayah Yapen.

“Gereja dan pemerintah harus menjadi garda terdepan dalam menekan penyebaran HIV/AIDS, agar tidak semakin meluas di tengah masyarakat,” tegasnya.

Karnaval Paskah ini diikuti oleh berbagai jemaat gereja di Kepulauan Yapen dengan penuh sukacita, sebagai wujud iman dan kebersamaan dalam menyambut hari raya Paskah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....