Bupati Waropen Apresiasi Sinode GKI Dirikan Sekolah Ramah Lingkungan
- 09 Mar 2026 07:57 WIB
- Serui
Klasis GKI Waropen melaksanakan ibadah syukur, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Yayasan Pendidikan Kristen di Tanah Papua (YPK). Ibadah syukur tersebut berlangsung di lantai dua Gedung Klasis GKI Waropen, Minggu 8 Maret 2026 dan dihadiri oleh pemerintah daerah, pengurus gereja, tenaga pendidik serta jemaat.
Kegiatan ibadah syukur ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang YPK dalam membangun dunia pendidikan di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Waropen. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap kontribusi gereja dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda Papua.
"Bupati Waropen Drs.Fransiskus.Xaverius.Mote, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada Sinode GKI di Tanah Papua yang telah mendirikan sekolah ramah lingkungan melalui lembaga pendidikan YPK. Kehadiran sekolah yang aman dan penuh kasih sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak Papua sejak dini.
Sekolah ramah anak harus menjadi tempat yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, serta rasa takut. Sekolah juga harus menjadi ruang bagi anak-anak untuk bertumbuh dengan sukacita, belajar dengan semangat, serta menemukan potensi yang telah Tuhan berikan dalam diri mereka masing-masing.
Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Oleh karena itu, visi dan misi Pemerintah Kabupaten Waropen yang menekankan pembangunan daerah yang bangkit, mandiri, dan sejahtera secara berkeadilan, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa-siswi YPK di Waropen".Ucapnya
Pemerintah Kabupaten Waropen berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan YPK, melalui pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan kapasitas guru-guru YPK melalui berbagai program pelatihan, pembinaan profesionalisme, serta penguatan kompetensi di era digital saat ini.
Pemerintah juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, gereja, sekolah, hingga masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun pendidikan generasi muda Waropen. Pendidikan anak-anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berkarakter Kristen".Ujarnya
"Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan informasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan. Karena itu, ia mengajak orang tua untuk lebih peduli terhadap masa depan anak-anak, mendorong mereka untuk terus bersekolah, serta menjauhkan mereka dari pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan generasi muda di Kabupaten Waropen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....