PSW YPK Yapen Gelar Pertemuan Bersama Anggota DPR,RI

  • 05 Mar 2026 20:11 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID,Serui - Pengurus Setempat Wilayah (PSW) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Kepulauan Yapen bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen serta Anggota DPR RI dari Partai NasDem, Tonny Tesar, menggelar pertemuan dan diskusi ilmiah terkait implementasi program SD Model YPK di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kegiatan tersebut berlangsung di SD YPK Imanuel Serui, Kamis (5/3/2026), dan dihadiri pengurus YPK, pihak Dinas Pendidikan, serta para tenaga pendidik di lingkungan sekolah YPK.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen, Chisson Haris Marani, mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh upaya PSW YPK Yapen dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap PSW YPK Yapen yang bekerja sama dengan Yayasan TBN dapat menjadi role model pendidikan di daerah ini. Kita tahu bahwa YPK sudah lebih dulu hadir dan berkontribusi dalam pelayanan pendidikan di Yapen,” ujarnya.

Ia juga menilai lembaga pendidikan di bawah YPK perlu terus memperkuat kualitas dan inovasi agar mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

“Memang kita melihat perkembangan YPK masih perlu dipacu lagi dibandingkan beberapa yayasan lain. Karena itu kami berharap ada peningkatan kontribusi dan inovasi dalam pengelolaan pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Tonny Tesar, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di Tanah Papua harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru.

“Pendidikan yang baik harus dimulai dari guru-guru yang berkualitas, sehingga mampu melahirkan anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang baik,” kata Tonny.

Ketua PSW YPK Kepulauan Yapen, Orgenes Runtuboy, menjelaskan bahwa program SD Model YPK merupakan langkah awal untuk memperkuat kualitas pendidikan di sekolah-sekolah YPK, dimulai dari penyiapan sumber daya manusia hingga penguatan sistem pembelajaran.

“Fokus utama kami adalah menjadikan satu sekolah sebagai model pertama. Dari situ kami mempersiapkan sumber daya manusia, baik guru maupun kepala sekolah, agar memiliki kapasitas yang baik dalam mengelola pendidikan,” ujarnya.

Menurut Orgenes, selain peningkatan kapasitas tenaga pendidik, program ini juga menekankan pada penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai serta peningkatan kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan metode pembelajaran.

“Kami juga ingin memastikan para guru mampu menguasai berbagai pembaruan dalam dunia pendidikan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa konsep SD Model YPK tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter berbasis nilai-nilai kekristenan.

“Program ini diharapkan membangun interaksi pembelajaran yang kuat, tetapi tetap berlandaskan karakter Kristiani yang menjadi dasar pelayanan pendidikan YPK,” katanya.

Orgenes juga menyoroti pentingnya kemampuan dasar membaca bagi siswa sekolah dasar. Ia menegaskan bahwa melalui program ini, YPK ingin memastikan setiap anak memiliki kemampuan literasi yang baik.

Melalui program SD Model tersebut, PSW YPK Kepulauan Yapen berharap dapat memperkuat sistem kelembagaan pendidikan YPK sekaligus menjadi contoh bagi pengembangan sekolah-sekolah YPK lainnya di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....