Disdukcapil Yapen Optimalkan Layanan ARTERI ANAK
- 24 Feb 2026 11:00 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Yapen menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program "ARTERI ANAK" atau Anak Lahir Terima Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan KIA. Program ini bertujuan memastikan setiap kelahiran di wilayah tersebut tercatat secara administrasi sejak dini.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Wenno AP.,M.Si., mengatakan hingga Agustus 2025 kerja sama dengan Puskesmas Serui Kota dan RSUD Serui telah menghasilkan 280 paket layanan ARTERI ANAK. “Paket layanan ini tidak hanya mencakup akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak, tetapi juga penerbitan Kartu Keluarga baru agar seluruh peristiwa penting kelahiran anak tercatat secara lengkap,” ujarnya di Kantor RRI Serui, Senin 23 Februari 2026.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan tertib administrasi kependudukan. Menurutnya, pencatatan sejak lahir akan mempermudah anak dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai program pemerintah lainnya.

Sementara itu dalam mendukung program Bupati Kepulauan Yapen bertajuk One Stop Service, Disdukcapil juga akan mulai menerapkan pelayanan terpadu di RSUD Serui. Sebuah ruangan khusus disiapkan untuk melayani kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat secara langsung di fasilitas kesehatan tersebut.
Harold Wenno menjelaskan, langkah ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat akses pelayanan bagi masyarakat. “Saat ini capaian perekaman KTP sudah mencapai 82 persen dan kami menargetkan meningkat menjadi 90 persen pada tahun ini,” katanya.
Untuk memastikan seluruh kelahiran di wilayah kepulauan tercatat resmi, Disdukcapil juga terus mengoptimalkan program jemput bola bagi warga yang melahirkan jauh dari RSUD Serui. Program yang telah berjalan sejak 2021 ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan puskesmas, pustu, dan fasilitas kesehatan setempat.
“Kami tetap turun langsung ke lapangan agar ibu yang melahirkan di luar RSUD Serui tetap mendapatkan dokumen kependudukan secara cepat dan tepat,” ujar Harold. Ia menegaskan, langkah tersebut penting agar tidak ada lagi kelahiran yang tidak tercatat secara administrasi.
Selain itu, pihaknya menekankan bahwa keberhasilan target 100 persen pencatatan sipil sangat bergantung pada dukungan pemerintah kampung. Peran aktif kepala kampung dan aparatnya dinilai strategis dalam mengarahkan serta mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan pencatatan keliling yang dilakukan Disdukcapil di desa-desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....