Bimtek BaPSPI di Yapen Disorot, Fokus Pembinaan Usia Dini

  • 20 Feb 2026 10:28 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui : Sekretaris Jenderal BaPSPI Pusat, H. Yudo Hadiyanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi yang digelar di Gedung Silas Papare Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen. Kegiatan yang di dampingi langsung oleh ketua Bapspi Provinsi Papua Dan Sekrtaris Bapspi Provinsi Papua , sekjen Bapspi pusat menilai kegiatan ini luar biasa karena potensi sepak bola usia dini di daerah tersebut sangat besar.

Menurut Yudo, sebelum memberikan materi, dirinya sempat meninjau langsung progres latihan para pemain muda di Yapen. Dari hasil pengamatan itu, ia melihat semangat dan potensi anak-anak yang dinilai sangat menjanjikan untuk dikembangkan lebih jauh.

“Kami dari BaPSPI akan mencari solusi terbaik untuk mendukung pembinaan sepak bola di Yapen. Fokus kami adalah memberikan sertifikasi pelatih nasional dan sertifikasi wasit. Ini akan kami bantu secara bertahap,” ujarnya.

Selain itu, Yudo juga menyoroti masih terbatasnya sarana dan prasarana latihan di Yapen. Ia menegaskan bahwa perhatian BaPSPI bukan pada pembangunan stadion, melainkan pada fasilitas latihan bagi anak-anak usia dini di bawah 18 tahun.

“Kami menyasar pembinaan usia dini. Jadi yang dibutuhkan saat ini adalah sarana latihan yang memadai, bukan stadion,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen BaPSPI juga menyambut baik berbagai masukan dan keluhan dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Yapen. Menurutnya, laporan dari daerah sangat penting sebagai dasar penyusunan program di tingkat pusat.

“Pusat tidak akan memiliki program tanpa adanya laporan dari daerah. Justru dari kekurangan itulah kami bisa bekerja lebih maksimal,” tambahnya.

Yudo juga mengimbau kepada para pelatih dan pemain agar tidak ragu melaporkan pemain berbakat dari Yapen dan Serui untuk dipromosikan ke BaPSPI Pusat. Ke depan, BaPSPI berencana membangun training camp nasional di Semarang sebagai pusat pembinaan pemain muda berbakat dari seluruh Indonesia.

“Kami akan menampung pemain-pemain terbaik dan memberikan pelatihan lanjutan di pusat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kelengkapan data kepengurusan BaPSPI di Yapen, termasuk kesiapan program training camp daerah serta persiapan menghadapi turnamen yang akan datang.

Kegiatan Bimtek dan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk memajukan pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Kepulauan Yapen, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru dari Papua di kancah nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....