Rian Hendrik Tinjau Proses Belajar Mengajar Dua Distrik

  • 06 Feb 2026 13:20 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui – Anggota DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Komisi C Rian Hendrik, bersama Yayasan Tangan Pengharapan, melakukan kunjungan langsung untuk memantau proses belajar mengajar di Distrik Nusawani, tepatnya di Kampung Saweru dan Kampung Ambai. Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi C DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Rian Hendrik, menyampaikan bahwa mereka mengunjungi dua sekolah, yakni SD YPK Imanuel Ambai dan SD YPK Elim Saweru. Di SD YPK Imanuel Ambai, terdapat sekitar 90 siswa yang dibimbing oleh 3 guru, di mana satu di antaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua lainnya berstatus honor.

Rian Hendrik mengungkapkan, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, masih banyak kekurangan baik dari segi fasilitas maupun tenaga pendidik. "Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat pentingnya pendidikan untuk anak-anak kita. Oleh karena itu, saya harap masalah ini bisa segera menjadi prioritas," ujarnya.

Di sisi lain, untuk SD YPK Elim Saweru, jumlah siswa mencapai 120 orang dengan didampingi oleh 6 tenaga pendidik, yang terdiri dari 3 PNS dan 3 tenaga honorer. Meski jumlah tenaga pendidik di sekolah ini sudah mencukupi, perhatian utama tetap harus difokuskan pada SD YPK Imanuel Ambai yang membutuhkan penambahan tenaga pengajar.

Jeane Marlessy, Koordinator Guru Yayasan Tangan Pengharapan wilayah Yapen Barat, yang turut serta dalam kunjungan tersebut, menambahkan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melihat secara langsung kondisi belajar mengajar di lapangan, yang masih mengalami kekurangan baik dari segi jumlah tenaga pendidik maupun fasilitas pendukung.

Saat tiba di Kampung Ambai, Jeane Marlessy mengungkapkan bahwa keterlambatan dalam proses belajar mengajar masih menjadi persoalan serius di sana, terutama terkait kekurangan tenaga pengajar. “Kami juga mendengar keluhan dari kepala sekolah yang telah mengajar selama 5 tahun tanpa adanya bantuan tenaga pengajar lainnya,” kata Jeane.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut, baik dari segi penyediaan fasilitas yang memadai maupun peningkatan jumlah tenaga pendidik yang profesional

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....