Jejak Sejarah Pahlawan Nasional Yapen Kian Terlupakan

  • 29 Jan 2026 14:35 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID,Serui- Kabupaten Kepulauan Yapen menyimpan jejak sejarah penting bangsa Indonesia yang hingga kini belum terekspos secara maksimal. di antaranya adalah rumah pribadi Pahlawan Nasional atau pengasingan Silas Papare di Kota Serui, yang kondisinya kian memprihatinkan dan terkesan terlupakan.

Silas Papare merupakan tokoh penting dalam perjuangan penyatuan Irian Jaya ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meski namanya tak setenar Jenderal Soedirman, kontribusi Papare dalam melawan kolonialisme Belanda di Papua memiliki nilai historis yang besar.

Pahlawan nasional kelahiran Serui, 18 Desember 1918 itu diketahui menjadikan rumah keluarganya di Jalan Palapa, Distrik Yapen Selatan, sebagai tempat tinggal sekaligus lokasi perundingan perjuangan bersama para tokoh pergerakan.

Namun, kondisi rumah bersejarah tersebut kini tampak usang dan kurang terawat. Bangunan itu hanya menyisakan papan nama bertuliskan J. A. Papare, nama adik kandung Silas Papare yang juga tercatat sebagai pejuang dan penerima penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia.

Meski demikian, sejumlah peninggalan sejarah masih dapat ditemukan di rumah tersebut. Mulai dari ubin khas peninggalan Belanda, pondasi bangunan lama, hingga dokumen-dokumen penting berupa catatan sejarah perjuangan Silas Papare dan sang adik, termasuk saat bertemu Presiden pertama RI, Soekarno.

Salah satu anggota keluarga, Agustinus Papare, mengatakan rumah tersebut seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah karena memiliki nilai sejarah tinggi bagi Papua dan Indonesia.

“Saya berharap pemerintah mau bersama-sama menjaga dan memperkenalkan lokasi ini kepada generasi muda, khususnya anak-anak Papua. Rumah ini adalah saksi lahirnya semangat juang pemuda Papua untuk kembali ke NKRI,” ujar Agustinus Papare saat ditemui Kamis 29 Januari 2026

Menurutnya, minat generasi muda terhadap sejarah lokal juga mulai menurun. Hal itu terlihat dari minimnya pengetahuan pelajar tentang keberadaan rumah pahlawan nasional asal Papua tersebut.

Diketahui Silas Papare memilik 10 anak dan anak tertua bernama Merry Helena Papare yang mana Merry menjabat sebagai Kepala RRI Serui Pertama.

Silas Papare wafat 41 tahun silam dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Serui. Namun, makamnya umumnya hanya diziarahi saat peringatan hari-hari besar nasional. Nilai perjuangan dan semangat nasionalismenya dinilai belum sepenuhnya diwariskan kepada generasi muda Papua.

Selain rumah Silas Papare, Kabupaten Kepulauan Yapen juga menyimpan sejarah penting lainnya, yakni rumah pengasingan Dr. Sam Ratulangi di Kota Serui. Rumah tersebut menjadi saksi perjuangannya,

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....