Air Mata Advocaat

  • 15 Jun 2026 04:24 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID Serui - Meski harus menelan kekalahan telak 1-7 dari Jerman pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026, Curacao tetap membawa pulang sebuah momen yang akan dikenang sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut. Gol yang dicetak oleh Livano Comenencia pada menit ke-21 menjadi gol pertama Curacao sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.

Comenencia sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sebelumnya Jerman unggul lebih dulu. Stadion yang dipenuhi puluhan ribu penonton langsung bergemuruh saat bola bersarang di gawang Jerman. Gol tersebut bukan sekadar gol biasa, melainkan simbol sejarah bagi negara kecil Karibia yang untuk pertama kalinya tampil di putaran final Piala Dunia.

Momen emosional pun terlihat di pinggir lapangan. Pelatih veteran Curacao, Dick Advocaat, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Sang pelatih yang menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia itu terlihat menitikkan air mata menyaksikan anak asuhnya menorehkan sejarah di panggung terbesar sepak bola dunia.

Walaupun Jerman akhirnya menunjukkan kelasnya dan menutup pertandingan dengan kemenangan besar 7-1, nama Livano Comenencia akan selalu tercatat dalam buku sejarah. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol bagi Curacao di ajang Piala Dunia, sebuah pencapaian yang akan dikenang oleh generasi sepak bola Curacao selamanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....