Trik Menikmati Singkong Goreng tanpa Takut Berat Badan Melonjak

  • 19 Jun 2026 13:07 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Siapa yang bisa menolak kelezatan singkong goreng hangat di sore hari? Teksturnya yang renyah di luar, namun super empuk dan "memur" di dalam, menjadikannya salah satu teman terbaik untuk secangkir kopi atau teh panas.

Sebagai sumber karbohidrat, singkong sebenarnya memiliki banyak keunggulan dibandingkan terigu, salah satunya adalah kandungan karbohidrat kompleks dan seratnya yang tinggi. Sayangnya, ketika singkong melewati proses penggorengan tradisional (deep frying), kalori dan lemak jenuhnya bisa melonjak drastis karena minyak yang terserap ke dalam serat-serat singkong.

Bagi Anda yang sedang menjaga berat badan atau menjalani diet, kondisi ini sering kali menimbulkan dilema. Namun, Anda tidak perlu mencoret camilan legendaris ini dari daftar menu. Dengan beberapa trik cerdas berikut, Anda tetap bisa menikmati singkong goreng tanpa takut timbangan ikutan melonjak!

1. Gunakan Trik "Rebus Dulu Baru Goreng Kilat"

Jangan langsung menggoreng singkong mentah-mentah. Rebus atau kukus singkong terlebih dahulu bersama bumbu (bawang putih dan garam) hingga benar-benar empuk dan merekah.

Metode ini membuat singkong sudah matang sebelum masuk wajan. Jadi, saat digoreng, Anda hanya perlu waktu singkat (sekitar 2–3 menit) dengan api besar hanya untuk mendapatkan tekstur garing (crispy) di bagian luarnya saja. Teknik menggoreng kilat ini meminimalisir penyerapan minyak ke bagian dalam singkong.

2. Batasi Porsi dan Terapkan "Aturan Dua Potong"

Singkong memiliki kepadatan kalori yang cukup tinggi. Dua potong singkong goreng berukuran sedang umumnya sudah setara dengan kalori setengah piring nasi.

Kuncinya adalah sadar porsi (mindful eating). Batasi konsumsi maksimal 2 potong saja dalam sekali sesi ngemil. Nikmati setiap gigitannya secara perlahan agar otak menangkap sinyal kenyang dengan baik, bukan malah menghabiskannya satu piring sambil melamun atau menonton televisi.

3. Pilih Waktu Ngemil yang Tepat (Hindari Malam Hari)

Waktu terbaik untuk mengonsumsi singkong goreng adalah di pagi hari sebagai menu sarapan atau sore hari sebelum jam 5 sore.

Karbohidrat tinggi dari singkong akan diubah tubuh menjadi energi untuk beraktivitas. Hindari makan singkong goreng di malam hari saat tubuh sudah minim pergerakan, karena sisa kalori dan karbohidrat yang tidak terpakai akan langsung disimpan oleh tubuh menjadi jaringan lemak.

4. Beralih ke Air Fryer untuk Versi Bebas Cemas

Jika Anda ingin memotong kalori hingga lebih dari 50%, gunakan air fryer. Setelah singkong direbus hingga empuk dan merekah, semprot atau oleskan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa di permukaannya, lalu masukkan ke dalam air fryer. Hasilnya tetap renyah di luar dan lembut di dalam, namun dengan kandungan lemak yang jauh lebih rendah.

5. Hindari Topping Manis yang Berlebihan

Singkong goreng kekinian sering kali disajikan dengan taburan keju parut yang melimpah, siraman susu kental manis, atau saus cokelat. Topping tambahan inilah yang sering menjadi "bom kalori" tersembunyi. Untuk menjaga berat badan, nikmati singkong goreng dalam versi originalnya yang gurih alami, atau cukup beri sedikit taburan keju rendah lemak tanpa tambahan susu kental manis.


Menjaga berat badan bukan berarti Anda harus menderita dan menjauhi semua makanan enak. Singkong goreng tetap bisa menjadi sahabat karib di waktu santai Anda, asalkan diolah dengan benar dan dimakan secara bijak. Selamat ngemil tanpa rasa bersalah!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....