Yonif TP 909/KRP Hadirkan Program ‘JELITA’ Kampung Sarawandori

  • 04 Okt 2026 05:40 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Senyum ceria dan antusiasme warga di Kampung Sarawandori, Kepulauan Yapen. Pagi ini, prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 909/KRP menyapa masyarakat melalui sebuah terobosan program kesehatan lingkungan bertajuk JELITA (Jejak Lingkungan Tangguh dan Sehat Jumat 2 Oktober 2026.

Program yang memadukan kegiatan penyuluhan kesehatan terpadu dan pengasapan (fogging) massal ini digelar sebagai langkah proaktif dalam menekan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan, khususnya malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di kawasan pesisir.

Suasana keakraban tampak jelas sejak sesi penyuluhan dimulai. Mengambil tempat di balai kampung, tim kesehatan Yonif TP 909/KRP memberikan edukasi interaktif mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pentingnya menjaga kebersihan saluran air, hingga strategi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus.

prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 909/KRP gelar jejak lingkungan cegah malaria dan demam berdarah (Foto: Batalyon TP 909 /KRP)

Tak sekadar memberikan materi, para prajurit bersama perangkat kampung kemudian bergerak menyisir area permukiman warga untuk melaksanakan penyemprotan fogging. Parit, area genangan air, hingga sudut-sudut halaman rumah tak luput dari pengasapan guna memutus rantai perkembang biakan nyamuk Anopheles dan Aedes aegypti.

Lettu Ckm dr.Agung Rahmat Priwardana, selaku Dokter Yonif TP 909/KRP menyampaikan bahwa kehadiran program JELITA merupakan komitmen berkelanjutan Yonif TP dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan.

prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 909/KRP gelar jejak lingkungan cegah malaria dan demam berdarah(Foto: Batalyon TP 909 /KRP)

`"Melalui JELITA, kami tidak hanya membawa mesin fogging atau memberikan edukasi formal, tetapi ingin menanamkan jejak kesadaran bersama bahwa lingkungan yang sehat adalah benteng utama keselamatan keluarga. Kemanunggalan TNI dan rakyat salah satunya terwujud lewat tubuh yang sehat dan lingkungan yang tangguh,"` ujarnya.

Kepala Kampung Sarawandori berserta warga menyambut hangat aksi nyata ini. Mereka mengaku teredukasi sekaligus merasa lebih tenang dan terlindungi dari ancaman penyakit musim pancaroba.

Inisiatif JELITA ini diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong warga Kampung Sarawandori untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan, demi terwujudnya generasi Papua yang sehat dan tangguh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....