DP3AKB Yapen Buka Dapur Sehat Cegah Stunting

  • 28 Agt 2026 15:55 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kepulauan Yapen tengah membuka dapur sehat untuk mencegah peningkatan angka kasus stunting di Yapen

DP3AP2KB Demo Masak Menu makanan sehat bergizi bagi warga resiko stunting, ibu hamil menyusui dan baduta kampung Serui Laut(Foto : Rri /Salo Ayomi)

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Rosita S.Pd mengatakan, Dapur Sehat Cegah Stuntinh Program BKKBN secara keseluruhan yang di biayai Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di lakukan tahun 2026 di dua distrik dan lima kampung Jumat 28 Agustus 2026.

DP3AP2KB Demo Masak Menu makanan sehat bergizi bagi warga resiko stunting, ibu hamil menyusui dan baduta kampung Serui Laut(Foto : Rri /Salo Ayomi)

Dapur Sehat Atasi Stunting di mulai dengan pembentukan Tim Pendamping Keluarga (TPK)yang tersebar di 165 kampung di Yapen guna menekan laju kasus stunting di daerah ini, maka pihaknya membuat program dapur sehat di beberapa kampung di yapen.

Untuk dapur sehat yang di bentuk di kerjakan oleh kader dasyat dengan sasaran orang beresiko stunting,ibu hamil , menyusui anak baduta,dapur sehat ini dp3akb bersama kader memasak makanan yang memiliki gizi tinggi untuk di berikan kepada ibu hamil ibu menyusui dan baduta.

" dapur sehat ini hadir untuk membantu mereka yanv beresiko Stunting , hari ini hari kedua kami di serui laut, kami demo masak menu makanan sepeti ikan daging sayur buah dan susu , makanan ini di kelola lalu di berikan kepada penerima maaf ,"ujar Rosita.

Pemberian Makanan kepada penerima manfaat (Foto : Rri / Salo Ayomi)

Rosita menjelaskan dapur sehat ini pihaknya menyediakan menu makanan yang bernilai gizi seperti ikan kembung yang di ola menjadi naget maupun bola bola kentang dengan varian rasa yang enak maupun beberapa menu makan yang di nilai memiliki gizi tinggi.

" hari ini hari kedua kami di serui laut ,menu makanan yang kami sajikan adalah ikan kembun, ikan ini memiliki protein yang tinggi baik bagi penerima manfaat,ikan di buat naget, di buat bola - bola kentang yang enak untuk di nikmati, ada sayur dan juga opor ayam ,"kata Rosita.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Rosita bersama staf usai demo masak (Foto: Rri/Salo Ayomi)

Rosita menjelaskan setelah kegiatan dapur sehat pemberian makanan kepada ibu hamil ibu menyusui maupun baduta akan di lakukan pengukuran dan penimbangan untuk memastikan perkembangan penerima manfaat dapur sehat seperti apa sekaligus evaluasi.

Harapanya melalui dapur sehat orang beresiko Stunting ibu hamil ibu menyusui baduta dapat terpenuhi gizi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....