Terlalu Sering Menggunakan Cotton Bud, Apa Risikonya bagi Telinga?

  • 18 Agt 2026 13:16 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Cotton bud atau korek kuping menjadi salah satu benda yang sering digunakan untuk membersihkan telinga. Bentuknya yang kecil dan praktis membuat banyak orang menganggap cotton bud sebagai cara sederhana untuk menghilangkan kotoran telinga. Namun, penggunaan yang terlalu sering atau memasukkan cotton bud terlalu dalam justru dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan telinga.

1. Bukan Semakin Bersih, Justru Bisa Mendorong Kotoran Masuk Lebih Dalam

Kotoran telinga atau serumen sebenarnya memiliki fungsi penting. Serumen membantu melindungi saluran telinga dari debu, kotoran, dan mikroorganisme serta membantu menjaga kelembapan kulit di dalam telinga. Penggunaan cotton bud dapat mendorong sebagian serumen semakin jauh ke dalam saluran telinga. Jika menumpuk, kondisi tersebut dapat menyebabkan telinga terasa tersumbat, pendengaran berkurang sementara, atau muncul rasa tidak nyaman.

2. Menyebabkan serumen menjadi keras dan menumpuk

Serumen yang terdorong ke bagian dalam dapat mengalami penumpukan dan menjadi lebih sulit keluar secara alami. Kondisi ini dikenal sebagai serumen impaksi. Sumbatan dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti telinga terasa penuh atau tersumbat, gatal, nyeri, suara terdengar lebih kecil, hingga penurunan pendengaran sementara. Semakin sering telinga dikorek, semakin besar kemungkinan serumen terdorong kembali ke dalam. Karena itu, penggunaan cotton bud sebaiknya tidak dilakukan dengan memasukkannya ke dalam saluran telinga.

3. Risiko Iritasi hingga Cedera Telinga

Terlalu sering menggunakan cotton bud juga dapat mengiritasi kulit tipis di dalam saluran telinga. Gesekan yang berulang dapat menyebabkan luka kecil yang meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Risiko yang lebih serius dapat terjadi apabila cotton bud dimasukkan terlalu dalam. Tekanan atau gerakan yang tidak sengaja dapat melukai gendang telinga dan menyebabkan nyeri, gangguan pendengaran, atau bahkan komplikasi lainnya.

4. Berisiko melukai gendang telinga

Gerakan yang tiba-tiba, terutama saat seseorang menggunakan cotton bud sambil berjalan atau ketika ada dorongan dari luar, dapat menyebabkan cotton bud masuk terlalu dalam dan melukai gendang telinga.

Lalu, Bagaimana Cara Membersihkan Telinga?

Pada dasarnya, telinga memiliki mekanisme alami untuk mengeluarkan serumen. Karena itu, bagian luar telinga cukup dibersihkan secara lembut menggunakan kain atau handuk bersih setelah mandi. Jika merasa telinga tersumbat, pendengaran menurun, mengalami nyeri, keluar cairan, atau kotoran telinga menumpuk, sebaiknya jangan mencoba mengorek bagian dalam telinga sendiri. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dapat membantu menentukan penyebab dan cara penanganan yang aman.

Jangan Jadikan Cotton Bud sebagai Kebiasaan

Membersihkan telinga bukan berarti harus menghilangkan seluruh serumen. Justru, serumen dalam jumlah normal merupakan bagian dari mekanisme perlindungan telinga.

Jadi, semakin sering menggunakan cotton bud tidak berarti telinga semakin bersih. Penggunaan yang tidak tepat justru dapat mendorong kotoran semakin dalam dan meningkatkan risiko iritasi maupun cedera. Menjaga telinga tetap sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana: bersihkan bagian luar saja dan hindari memasukkan benda ke dalam saluran telinga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....