Waspada Demam Berdarah! Ini Tanda-Tanda Gigitan Nyamuk yang Perlu Diwaspadai

  • 13 Agt 2026 14:59 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu ancaman kesehatan utama di Indonesia, terutama saat memasuki musim pancaroba dan penghujan. Penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Mengenali ciri-ciri gigitan nyamuk pembawa DBD serta tanda-tanda awal infeksinya sangat penting agar penanganan medis dapat dilakukan secepat mungkin sebelum memasuki fase kritis.

Karakteristik Nyamuk DBD dan Pola Gigitannya

Tidak semua nyamuk membawa virus Dengue. Nyamuk Aedes aegypti memiliki ciri khas dan kebiasaan menggigit yang berbeda dari nyamuk rumah biasa (Culex):

  • Fisik Nyamuk: Berukuran lebih kecil dengan warna hitam dan garis-garis putih (stripes) di sekujur tubuh serta kakinya.

  • Waktu Aktif Menggigit: Berbeda dengan nyamuk biasa yang aktif di malam hari, nyamuk Aedes aegypti paling aktif menggigit pada pagi hari (pukul 08.00–10.00) dan sore hari (pukul 15.00–17.00).

  • Area Gigitan: Cenderung hinggap secara diam-diam dan menggigit di area tubuh bagian bawah seperti engkel, kaki, atau di belakang siku.

Perbedaan Bentol Gigitan Nyamuk Biasa vs. Nyamuk DBD

Secara kasat mata, bentol akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti saat pertama kali terjadi terlihat sangat mirip dengan gigitan nyamuk biasa. Namun, ada perbedaan pola perkembangan reaksi kulit yang perlu diwaspadai:

  • Gigitan Nyamuk Biasa: Menimbulkan bentol merah menonjol (wheal) yang sangat gatal akibat reaksi terhadap air liur nyamuk. Bentol ini biasanya mereda dan hilang dalam hitungan jam atau 1–2 hari tanpa menyisakan rasa sakit.

  • Tanda Awal Terinfeksi Dengue: Jika nyamuk Aedes aegypti membawa virus Dengue, gigitannya mungkin tetap memicu bentol gatal di awal. Namun, beberapa hari kemudian (saat virus mulai bereplikasi), muncul ruam kemerahan (flushing) di kulit yang tidak terasa gatal, disertai bintik-bintik merah (ptekie) yang tidak pudar saat ditekan.

Gejala Infeksi DBD yang Harus Diwaspadai

Jika Anda atau anggota keluarga terinfeksi virus Dengue setelah digigit nyamuk, gejala biasanya mulai muncul dalam kurun waktu 4 hingga 10 hari setelah gigitan (masa inkubasi):

  1. Demam Tinggi Mendadak: Suhu tubuh melonjak drastis hingga 39°C–40°C secara tiba-tiba tanpa disertai batuk atau pilek.

  2. Nyeri Hebat pada Tubuh: Dirasakan nyeri di belakang mata, sakit kepala parah, serta nyeri otot dan sendi yang hebat (sehingga kerap disebut breakbone fever).

  3. Muncul Bintik Merah pada Kulit: Bintik-bintik merah pendarahan kecil (ptekie) yang muncul di area tangan, kaki, atau dada.

  4. Gangguan Pencernaan: Mual, muntah, hilang nafsu makan, hingga nyeri di ulu hati.

  5. Tubuh Terasa Sangat Lemas: Penderita mengalami penurunan energi secara drastis.

Waspadai "Fase Kritis" (Hari ke-3 hingga ke-7)

Banyak masyarakat terkecoh ketika demam mulai turun pada hari ke-4 atau ke-5. Padahal, penurunan demam ini sering kali menandakan masuknya Fase Kritis (fase pelana kuda).

Segera bawa penderita ke rumah sakit jika muncul tanda bahaya (warning signs) berikut:

  • Perut terasa sangat sakit atau keras saat ditekan.

  • Muntah terus-menerus (lebih dari 3 kali dalam 24 jam).

  • Pendarahan nyata (gusi berdarah, mimisan, atau memar tanpa sebab).

  • Muntah darah atau buang air besar berwarna hitam.

  • Gelisah, lemas ekstrem, atau tangan dan kaki terasa dingin serta lembap.

Langkah Pencegahan Utama (Pemberantasan Sarang Nyamuk)

Cara paling efektif mencegah gigitan nyamuk DBD adalah dengan memutus rantai perkembangbiakannya melalui tindakan 3M Plus:

  • Menguras: Bersihkan dan kuras tempat penampungan air secara rutin minimal seminggu sekali.

  • Menutup: Tutup rapat tempat-tempat penampungan air agar tidak dijadikan tempat bertelur nyamuk.

  • Mendaur Ulang: Manfaatkan kembali atau buang barang-barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

  • Plus: Menggunakan lotion anti-nyamuk saat beraktivitas pagi/sore hari, memasang kawat anti-nyamuk pada ventilasi, serta memelihara ikan pemakan jentik.


Mengetahui ciri nyamuk dan mewaspadai gejala awal infeksi DBD merupakan kunci utama pencegahan komplikasi berbahaya. Jika Anda mengalami demam tinggi mendadak yang tidak kunjung turun dalam 2 hari, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan pemeriksaan darah (trombosit dan hematokrit).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....