Efek Nonton Sepak Bola dan Risiko bagi Jantung
- 10 Jul 2026 09:36 WIB
- Serui
Poin Utama
- Efek Nonton Sepak Bola
- Risiko Kesehatan Jantung
RRI.CO.ID, Serui - Menonton pertandingan sepak bola yang menegangkan sering kali memicu emosi, membuat jantung berdebar kencang, dan meningkatkan tekanan darah. Apakah kondisi ini berbahaya untuk jantung?Jawabannya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing. Dikutip dari IDN TIMES. Berikut penjelasannya:
1. Respons Alami Tubuh Saat Tegang
Saat pertandingan sengit, tubuh mengaktifkan respons fight-or-flight dan melepaskan hormon adrenalin. Bagi orang sehat, peningkatan detak jantung ini hanya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah laga usai. Efeknya bahkan masih lebih rendah dibanding olahraga ringan, sehingga umumnya aman.
2. Risiko Lebih Tinggi untuk Penderita Penyakit Jantung
Kondisi ini bisa berbahaya bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung koroner atau pernah terkena serangan jantung. Lonjakan emosi membuat jantung bekerja lebih keras dan butuh lebih banyak oksigen. Akibatnya, penderita bisa mengalami nyeri dada, sesak napas, hingga risiko serangan jantung.
Data dari Piala Dunia 2006 di Jerman dan 1998 di Inggris memang menunjukkan lonjakan kasus gangguan jantung saat timnas mereka bertanding. Namun, hal ini biasanya juga dipicu oleh faktor pendukung seperti kurang tidur, konsumsi alkohol berlebih, merokok, terlambat minum obat, dan makan gorengan saat menonton.
3. Cara Aman untuk Menonton Sepak Bola
Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung, tetap bisa menikmati pertandingan dengan cara:
⦁ Ikuti jadwal pengobatan yang telah ditentukan.
⦁ Batasi alkohol dan hindari camilan tinggi lemak/garam.
⦁ Pastikan cukup istirahat dan jangan begadang berlebihan.
⦁ Segera cari bantuan medis jika merasakan nyeri dada, sesak napas, atau pusing.
⦁ Lakukan cek kesehatan rutin untuk memantau tekanan darah dan kolesterol.
Nonton sepak bola tidak langsung merusak jantung orang yang sehat. Namun, bagi penderita penyakit jantung, ketegangan pertandingan bisa menjadi pemicu masalah serius jika tidak diantisipasi dengan gaya hidup yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....