Sebaiknya Anda Tahu? Awas,Jangan Lari Nanti Lututmu Cedera

  • 12 Mei 2026 14:24 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Sering dilarang lari gara-gara takut lutut cedera atau pengapuran pas sudah tua nanti. Jujur, ini menjadi salah satu misi informasi yang paling merugikan. Sains justru membuktikan kalau pelari rekreasi punya resiko pengapuran lutut jauh lebih rendah di banding dengan mereka yang cuma duduk diam disofa selama seharian penuh.

Sendi kita butuh tekanan yang teratur untuk tetap sehat dan terlumasi. Nah selama kita lari dengan cara yang benar, menggunakan sepatu yang pas, dan tetap rajin latihan beban, lutut kita justru bakal makin kuat seiring bertambahnya usia.

Faktanya pelari justru lebih tangguh. studi menunjukkan bahwa resiko osteoarthritis ( pengapuran) pada pelari rekreasi hanya 3,5% sedangkan pada orang yang tidak aktif malah terndah dari itu. Resiko pengapuran pada orang yang malas bergerak justru 3 kali lipat lebih tinggi dibanding mereka yang selalu rutin lari.

Gerak adalah pelumas alami, Sendi tidak punya aliran darah langsung, Nutrisi masuk ke bagian tulang rawan melalui cairan sinovial. Cairan ini hanya akan terpompa dan melumasi sendi saat kita bergerak seperti saat berlari. Sendi itu seperti engsel pintu, kalau didiamkan malah akan berkarat, kalau sering dipakai dengan benar malah akan lancar.

Lari memperkuat tulang rawan, Tekanan yang teratur saat berlari akan merangsang tulang rawan untuk menjadi lebih padat dan efisien dalam menyerap benturan. Tubuh kita adalah sistem yang adaptif, lututmu bukan terbuat dari kerupuk, ia didesain untuk menahan beban.

Kenapa ada yang suka cedera lutut? Nah ini kebanyakan cedera lutut terjadi karena, langsung lari jauh tanpa persiapan, menggunakan sepatu yang tidak mendukung bentuk kaki dan otot pendukung yang lemah terutama otot paha dan bokong sang pelari. hal seperti ini janganlah menyalahkan olahraganya, tapi cobalah untuk memperbaiki metode lari anda.

Cara lari yang aman sampai tua itu seperti latihan beban perkuat otot disekitar lutut ( fondasi ). Dengarkan tubuh anda, istirahatlah jika ada nyeri tajam. Harus progresif dengan menambah jarak tempuh lari anda secara perlahan. Cobalah untuk lari dan strength training yang akan menjadi asuransi lutut anda di masa depan.

Lutut anda diciptakan untuk membawamu berkelana jauh. Jangan biarkan mitos menghentikan langkahmu. Lari yuck, biar lututmu makin kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....