Kebiasaan Sehari-Hari yang Bisa Meningkatkan Kolesterol
- 03 Feb 2026 18:30 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui : Tidak sarapan, konsumsi lemak jenuh yang berlebihan, dan sejumlah kebiasaan lainnya dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol tanpa Anda sadari. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena kolesterol yang tinggi bisa menimbulkan masalah serius pada jantung jika tidak ditangani dengan baik.
Dalam waktu lama, kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan komplikasi serius bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang dapat dapat meningkatkat kolesterol antaralain:
1. Melewatkan sarapan
Kebiasaan tidak sarapan berhubungan dengan kenaikan kadar kolesterol LDL, atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak sarapan memiliki kolesterol total dan kolesterol jahat yang lebih tinggi dibandingkan dengan sarapan secara rutin. Sebuah penelitian yang diterbitkan di PubMed mengungkapkan bahwa orang dewasa dengan kelebihan berat badan yang tidak sarapan selama empat minggu mengalami lonjakan kolesterol total, sedangkan mereka yang mengonsumsi sarapan seimbang memiliki profil lipid yang lebih sehat.
2. Kurang aktif
Tidak banyak bergerak sepanjang hari dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam mengelola kolesterol. Aktivitas fisik, bahkan yang ringan seperti berjalan atau melakukan peregangan, dapat membantu menjaga metabolisme lipid yang sehat dan meningkatkan kadar HDL. Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga di pagi hari dapat mengurangi produksi kolesterol yang terjadi saat tidur malam dan membantu menjaga keseimbangan profil lipid.
3. Kekurangan cairan
Memperhatikan asupan cairan sangat penting untuk menjaga kadar kolesterol. Kekurangan cairan mungkin tidak langsung menambah kolesterol, tetapi dapat mengganggu sirkulasi darah dan proses metabolisme. Hal ini bisa mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membersihkan lemak dengan efisien. Hidrasi yang baik mendukung keseluruhan fungsi metabolisme dan menjaga regulasi lipid yang baik.
Tidur yang tidak teratur atau kurangnya jam tidur dapat mengganggu ritme sirkadian yang memengaruhi produksi kolesterol oleh hati. Penelitian menunjukkan bahwa pola tidur yang buruk berhubungan dengan tingginya kadar kolesterol LDL dan rendahnya kadar HDL.
5. Bangun tidur tidak teratur
Terkait dengan tidur, waktu bangun juga memiliki dampak. Bangun pada waktu yang terlambat atau tak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Proses sintesis kolesterol di hati mengikuti pola harian, sehingga waktu bangun yang tidak konsisten dapat menganggu metabolisme dan berkontribusi pada tingginya produksi LDL serta menurunnya kadar HDL.
6. Paparan stres
Hormon stres, yaitu kortisol, secara alami berada pada puncaknya di pagi hari. Tekanan tambahan, seperti terburu-buru atau memulai hari dalam kondisi stres, dapat meningkatkan kadar kortisol, yang dapat berdampak buruk pada metabolisme lipid. Penelitian menunjukkan bahwa stres yang berkepanjangan di pagi hari dapat menyebabkan tingginya kadar LDL dan peningkatan peradangan, sehingga terjadinya penyakit kardiovaskular.
7. Konsumsi lemak jenuh yang berlebihan
Makanan seperti daging olahan, kue kering, atau sarapan yang digoreng dapat meningkatkan kadar kolesterol. Lemak jenuh dan lemak trans secara langsung berkontribusi pada tingginya kadar LDL. Penelitian menunjukkan bahwa makanan sarapan yang mengandung banyak lemak ini memiliki hubungan dengan kadra kolesterol yang lebih tinggi dan risiko masalah kardiovaskular.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....