Mitos atau Fakta: Air Hujan Menyebabkan Sakit

  • 02 Feb 2026 09:31 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Selama musim hujan, keluhan seperti demam, flu, pilek, dan batuk sering meningkat. Pertanyaannya, apakah benar air hujan bisa membuat sakit?

Berikut adalah pendapat para pakar mengenai hal tersebut :

Ketika kehujanan, orang di sekitar biasanya langsung menyarankan untuk segera mandi atau membersihkan diri. Tujuannya, agar tubuh tidak mudah jatuh sakit. Namun, menurut Anggraini Alam, anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), air hujan sebenarnya bukan penyebab langsung seseorang sakit.

Dilansir dari Berbagai sumber seperti laman CNN. Menurut Anggraini, air hujan itu sendiri tidak membawa penyakit. Namun, kondisi ketika kehujanan dapat meningkatkan risiko sakit karena suhu dingin yang menurunkan daya tahan tubuh. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah akibat paparan dingin, virus dan bakteri penyebab penyakit seperti flu lebih mudah menyerang.

Virus dan bakteri mendapat kondisi yang ideal untuk berkembang selama musim hujan. Kelembapan udara yang mencapai 70-90 persen, kehadiran genangan air, serta perubahan suhu yang drastis turut memperburuk situasi. Walaupun air hujan secara langsung tidak menyebabkan penyakit, faktor-faktor tersebut mempermudah penyebaran kuman, memperlemah kekebalan tubuh, serta meningkatkan risiko kontak dengan air atau permukaan tercemar.

Selain itu, di wilayah dengan tingkat polusi tinggi, seperti kota besar, air hujan dapat membawa partikel polutan yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Meski anggapan bahwa air hujan menyebabkan sakit lebih cenderung mitos, IDAI tetap mengingatkan pentingnya langkah pencegahan untuk melindungi anak-anak yang terpaksa terkena hujan atau melewati genangan air.

Anggraini menyarankan agar anak segera membersihkan diri, mengganti pakaian, dan menjaga tubuh tetap hangat setelah kehujanan. Mandi dengan air hangat sangat dianjurkan karena membantu membersihkan kotoran maupun polutan yang menempel pada tubuh.

Kesimpulannya, meskipun air hujan itu sendiri bukan biang keladi dari penyakit, efek dari suhu dingin dan lingkungan selama Musim hujan adalah masa di mana risiko terkena berbagai penyakit. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh tetap penting dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....