Benarkah Sarapan Bikin Gemuk? Yuk Ketahui Faktanya!
- 19 Sep 2025 03:41 WIB
- Serui
KBRN, Serui: Sarapan merupakan aktivitas makan dan minum pada pagi hari setelah bangun tidur, biasanya sebelum memulai kegiatan utama. Istilah ini berasal dari kata “sarap” (sisa) + “makan”, yang artinya makan pertama setelah perut kosong semalaman.
Banyak diantara kita yang sering skip sarapan karena menganggap sarapan akan membuat berat badan menjadi naik. Lantas, benarkah hal itu?
Agar tidak salah, ketahui fakta tentang sarapan & berat badan berikut ini:
1. Sarapan tidak otomatis bikin gemuk
Gemuk atau tidak lebih ditentukan oleh jumlah kalori harian yang masuk vs yang dibakar. Kalau sarapan sehat dengan porsi wajar, justru membantu metabolisme lebih stabil.
2. Sarapan berlebihan bisa bikin gemuk
Kalau menu sarapan tinggi gula, tinggi lemak, dan porsinya besar (misalnya nasi uduk + gorengan + minuman manis), kalori jadi menumpuk, risiko berat badan naik.
3. Skipping sarapan tidak selalu bikin kurus
Orang yang tidak sarapan sering kompensasi dengan makan siang/ malam berlebihan, malah bisa menambah berat badan.
4. Sarapan sehat membantu diet
Menu tinggi protein (telur, yoghurt, kacang-kacangan) dan serat (buah, sayur, oatmeal) bikin kenyang lebih lama, sehingga mengurangi ngemil berlebihan.
Jadi kesimpulannya sarapan tidak bikin gemuk kalau pilihannya tepat dan porsinya seimbang. Yang bikin gemuk adalah kebiasaan makan berlebihan + kurang aktivitas fisik, bukan sarapan itu sendiri. Semoga bermanfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....