6 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Bawang Merah Mentah
- 08 Jul 2025 14:31 WIB
- Serui
KBRN, Serui: Bawang merah adalah salah satu bumbu dapur yang tidak hanya berfungsi sebagai penambah rasa, tetapi juga memiliki peranan penting dalam masakan tradisional. Bumbu serbaguna ini sering digunakan pada berbagai jenis olahan, mulai dari tumisan, sambal, hingga acar, yang memberikan cita rasa khas pada hidangan.
Selain dimasak, bawang merah juga sering dikonsumsi dalam keadaan segar atau mentah. Sebagian orang menikmatinya sebagai pelengkap makanan, sedangkan yang lain menganggapnya sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Meski memiliki rasa yang cukup tajam, bawang merah segar menyimpan banyak manfaat kesehatan, menjadikannya semakin menarik untuk dimasukkan ke dalam menu harian. Lantas, apa saja khasiat bawang merah mentah?
Berikut beberapa manfaat utama dari mengonsumsi bawang merah mentah.
1. . Membantu Mengontrol Kadar Gula Dalam Darah
Menurut situs Ciputra Hospital, bawang merah mampu membantu menurunkan kadar gula darah melalui kandungan quercetin dan senyawa sulfur organik di dalamnya. Kedua senyawa ini mendukung stimulasi produksi insulin secara alami.
Bahkan, bawang merah dianggap aman bagi penderita diabetes untuk membantu meredakan gejala seperti sering buang air kecil, mudah haus, dan cepat lapar. Studi menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi sekitar 100 gram bawang merah dapat mengalami penurunan kadar gula darah secara signifikan.
2. Merawat Kesehatan Tulang
Osteoporosis sering menyerang pascamenopause, dengan gejala seperti nyeri punggung, postur tubuh membungkuk, serta tulang yang mudah patah. Mengonsumsi bawang merah mentah dapat melindungi tulang dan meningkatkan massa tulang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita berusia di atas 50 tahun yang secara rutin mengonsumsi bawang merah memiliki kecenderungan untuk memiliki kepadatan tulang yang lebih optimal.
3. 3. Menurunkan Risiko Kanker
Bawang merah diketahui memiliki potensi menekan risiko penyakit kanker, terutama kanker payudara. Kandungan antikarsinogeniknya membantu mencegah perkembangan sel-sel abnormal. Memasukkannya ke dalam pola makan sehat dapat menjadi salah satu cara untuk menambahkan perlindungan terhadap kanker.
4. Mengurangi Risiko Alzheimer
Manfaat lainnya adalah kemampuan bawang merah dalam mencegah risiko penyakit Alzheimer di masa depan. Flavonoid yang terkandung di dalamnya diketahui mendukung fungsi kognitif otak. Alzheimer merupakan gangguan neurodegeneratif yang menyebabkan penurunan kemampuan berpikir dan mengingat secara bertahap. Konsumsi bawang merah sebagai bahan alami dapat menjadi langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan otak.
5. Mengurangi Gejala Alergi
Menurut laporan Healthline, bawang merah kaya akan quercetin, jenis flavonoid yang berperan sebagai antihistamin alami. Zat ini membantu meredakan gejala alergi seperti pembengkakan, mata berair, dan gatal pada kulit serta hidung. Quercetin menghalangi pelepasan histamin dalam tubuh sehingga dapat mengurangi peradangan serta gejala gangguan pernapasan seperti asma alergi atau bronkitis.
6. Mendukung Kesehatan Jantung dan Sirkulasi Darah
Kandungan senyawa organosulfur dan antioksidan dalam bawang merah menunjukkan dampak positif terhadap kesehatan jantung dan sistem peredaran darah, sekaligus menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Tiosulfinat pada bawang merah berfungsi mencegah pembentukan gumpalan darah berbahaya. Sementara itu, allicin senyawa aktif lainnya berkontribusi meningkatkan produksi oksida nitrat untuk melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah. Allicin juga dikenal mampu memperbaiki kadar kolesterol secara keseluruhan.
Mengonsumsi bawang merah mentah tidak hanya memberikan rasa unik pada makanan tetapi juga menghadirkan segudang manfaat kesehatan yang menjanjikan untuk tubuh, menjadikannya pilihan bahan alami yang sangat bernilai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....