GERD Sering Kambuh saat Lebaran? Apa Penyebabnya

  • 01 Apr 2025 16:25 WIB
  •  Serui

KBRN Serui: Lebaran adalah momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain sebagai waktu untuk beribadah dan berkumpul dengan keluarga, Lebaran juga identik dengan hidangan khas yang beragam dan melimpah. Namun, bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), momen ini bisa menjadi tantangan tersendiri.

Banyak yang mengalami gejala GERD yang kambuh selama perayaan tersebut. Lalu, apa sebenarnya penyebabnya?

1. Perubahan Pola Makan

Saat Lebaran, pola makan kita seringkali berubah drastis. Dari yang biasanya hanya makan tiga kali sehari, kini kita disuguhkan berbagai makanan lezat dalam jumlah yang lebih banyak. Berbagai jenis makanan yang kaya rempah dan tinggi lemak, seperti ketupat, rendang, dan nastar, dapat memicu naiknya asam lambung pada penderita GERD. Terlebih lagi, kebiasaan makan yang cepat dan porsi berlebihan juga meningkatkan risiko kambuhnya gejala.

2. Stres dan Kecemasan

Momen lebaran sering kali diwarnai dengan tekanan sosial dan harapan untuk menyenangkan keluarga serta tamu. Stres dan kecemasan yang muncul bisa berkontribusi pada kambuhnya GERD. Ketika seseorang merasa tertekan, tubuh memproduksi lebih banyak asam lambung. Selain itu, kurang tidur akibat persiapan Lebaran yang padat juga dapat mempengaruhi kesehatan pencernaan kita.

3. Konsumsi Makanan Pemicu

Ada beberapa jenis makanan yang umum dikonsumsi saat Lebaran yang dapat memicu gejala GERD. Misalnya, makanan pedas, asam, atau berlemak. Kue-kue kering yang manis dan berminyak, serta minuman bersoda, juga bisa menyebabkan perut kembung dan meningkatkan produksi asam lambung. Penderita GERD sebaiknya lebih selektif dalam memilih makanan agar tidak memperparah kondisi mereka.

4. Kebiasaan Minum Setelah Makan

Banyak orang memiliki kebiasaan untuk langsung minum setelah makan, terutama dengan minuman manis atau bersoda saat Lebaran. Kebiasaan ini dapat memperburuk gejala GERD karena minuman tersebut dapat meningkatkan tekanan pada perut. Hal ini berpotensi membuat asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Menghadapi Lebaran dengan kondisi GERD memang membutuhkan perhatian ekstra terhadap pola makan dan kebiasaan sehari-hari. Mengontrol porsi makan, memilih makanan yang lebih aman bagi lambung, serta menghindari stres adalah langkah-langkah penting untuk mencegah kambuhnya gejala. Dengan sedikit usaha dan kesadaran, penderita GERD tetap bisa menikmati suasana Lebaran tanpa harus mengorbankan kesehatan mereka.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....