Bimtek Digitalisasi Dorong Guru Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

  • 29 Agt 2026 05:30 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID.Serui - Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan dan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran diikuti para guru dari SMA Negeri 1 Serui dan SMA Onate Serui.

Kegiatan yang berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di SMA Negeri 1 Serui dan merupakan bagian dari pemanfaatan Dana BOS Kinerja Terbaik tahun 2026.

Bimtek Penguatan dan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran diikuti para guru dari SMA Negeri 1 Serui dan SMA Onate Serui. (Foto : Rri / Agus)

Ketua Panitia Bimtek, Rina Palunga, M.Pd., menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Gugus Lima yang terdiri dari SMA Negeri 1 Serui dan SMA Onate, sebagai bentuk realisasi pemanfaatan Dana BOS Kinerja Terbaik.

Menurut Rina, Bimtek bertujuan mendukung digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan platform teknologi dan konten digital untuk memperluas akses belajar, meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta memperkuat tata kelola sekolah.

Ia menjelaskan, dukungan pemerintah melalui bantuan papan interaktif atau flat panel sangat membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas.

“Melalui Bimtek ini, seluruh peserta dari SMA Negeri 1 Serui maupun SMA Onate mendapatkan materi sekaligus mempraktikkan penggunaan flat panel. Harapannya, teknologi ini dapat diterapkan dalam pembelajaran sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa,” ujar Rina.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi di bidang pendidikan yang semakin pesat menuntut guru untuk terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Karena itu, melalui kegiatan Bimtek tersebut, para guru diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, pemateri Bimtek, Marten Luter Bonai, menjelaskan, terdapat sejumlah materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut, salah satunya mengenai pembelajaran digitalisasi.

Marten mengatakan, pemerintah pusat menetapkan tiga materi utama yang perlu diperkuat dalam pengembangan pendidikan, yakni tata kelola sekolah, literasi dan numerasi, serta digitalisasi pembelajaran.

“Khusus di Gugus Lima, materi yang dilaksanakan saat ini adalah digitalisasi pembelajaran. Tujuannya agar guru dapat memanfaatkan berbagai platform pendidikan, termasuk Rumah Pendidikan yang menyediakan ruang guru dan ruang murid,” jelas Marten.

Menurutnya, guru juga diberikan kesempatan untuk mengenal dan mempraktikkan berbagai fitur yang tersedia dalam platform tersebut. Dengan demikian, guru dapat berkolaborasi dan memanfaatkan teknologi secara langsung dalam proses pembelajaran.

Marten berharap, penggunaan teknologi interaktif dapat membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan efektif. Pembelajaran yang sebelumnya banyak menggunakan papan tulis, kini dapat dikembangkan dengan memanfaatkan papan interaktif atau flat panel.

Kegiatan Bimtek digitalisasi pembelajaran tersebut dilaksanakan selama satu hari, dengan fokus pada penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....