Sehari Menyeberangi Laut Ujian TKA di Kota
- 30 Apr 2026 10:48 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Kisah Perjalanan Siswa dan Siswi dari 5 Sekolah di Yapen yang berada di Kampung Menempuh perjalanan sehari dengan kondisi laut yang tidak menentu demi mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) . ini menunjukan bahwa akses belajar pendidikan dari segi sarana prasarana , fasilitas belum sepenuhnya setara merata di seluruh satuan pendidikan . Di satu sisi, sistem pendidikan bergerak menuju digitalisasi dan standar nasional. namun peralatan berupa komputer atau1 laptop , jaringan internet ,listrik belum tersedia di seluruh satuan pendidikan hingga ke kampung2 daerah terpencil , disisi lain kebijakan ujian tes kemampuan akademik menuntut siswa dan siswa terpaksa anak- anak menempuh perjalanan panjang ke kota yang fasilitasnya lengkap.
Siswa dan Siswa Kelas VI dari 5 Sekolah Dasar masing- masing SD Negri Yarori, SD YPK Aiwondeni, SD YPK Wooi , SD YPK Woinap, SD YPK Serewen menempuh perjalanan sehari untuk mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kota . Desty Raiselina Angra Koromari Siswa peserta ujian SD YPK Serewen mengatakan lelah karena menempuh perjalanan sehari untuk datang ke kota mengikuti ujian , meksipun demikian dirinya tetap bersemangat bersama peserta lainnya untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian . kata Desty Raiselina adalah keterbatasan pengetahuan cara mengoperasikan komputer , karena sekolah di kampung tidak memiliki komputer sehingga mengalami kendala takut dan gugup mengoperasikan komputer.
" kami cape karena perjalanan dari kampung sehari , dengan kapal sampai di kota langsung mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian , untuk komputer pertama kami pernah di ajarkan hanya saja belum bisa menguasai , jadi pas mau ujian kami gugup dan takut , tapi dengan bantuan guru pengawas kami bisa mengoperasikan komputer menyelesaikan soal ujian dengan baik dan benar , harapan kami kedepan bapa bupati wakil bupati ingat kami anak-anak dari kampung untuk bantuan laptop dan listrik sehingga kami bisa belajar seperti mereka yang ada di kota ," Kata Desty Raiselina sembari tersenyum . Kamis 30 April 2026 .

Sementara Itu Kepala Sekolah SD YPK Woina Nikson Kirihio mengatakan rata2 sekolah di belum memiliki fasilitas seperti Laboratorium , Laptop , Jaringan Listrik dan Starling Jaringan Internet , sementara sekolah di tuntut untuk mengikuti perkembangan pendidikan yang berbasis digital , salah satunya adalah Ujian Tes Kemampuan Akademik, karena belum tersedia fasilitas penunjang kegiatan terpaksa peserta ujian datang ke kota untuk mengikuti ujian di kota terutama sekolah yang lengkap fasilitasnya
' Kami datang ke kota dengan membawa peserta ujian untuk mengikuti ujian TKA di kota , karena fasilitas di sekolah tidak tersedia, datang ke kota dengan perjalanan sehari tentunya melelahkan bagi kami dan peserta ujian apalagi ketika cuaca tidak membaik , sehingga kami harapkan untuk adanya perhatian pemerintah terhadap sekolah yang berada di kampung terutama fasilitas penunjang kegiatan yang berbasis digita ," Ujar Nikson Kirihio
sementara itu Kepala Sekolah SD YPK Aiwondeni Stevanus Nel mengeluhkan kebijakan pendidikan yang berbasis digital sementara fasilitas tidak tersedia sehingga sekolah peserta didik datang ke kota mengikuti ujian di kota , harapannya Pemerintah memperhatikan sekolah yang berada di kampung, menyiapkan fasilitas penunjang kegiatan , setelah selurunya lengkap barulah di terapkan pendidikan berbasis digital .
'' di Kampung tidak tersedia jaringan seperti listrik , internet , komputer ,sehingga anak-anak kami bawa ke kota untuk mengikuti ujian di kota yang fasilitasnya lengkap , kami berharap perhatian Pemerintah untuk Sekolah di kampung , sebab sekolah di tuntut untuk meningkatkan kualitas pendidikan sementara fasilitas penunjang tidak memadai , tidak tersedia," Ucap Stevanus Nel.

Di ketahui siswa dan siswi 5 Sokalah Dasar yang berada di Distrik Yapen Barat , Distrik Wonawa dan Distrik Poom selama dua hari mengikuti pelaksanaan ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SD Betania Mariadei , dari pantauan yang di laksanakan pelaksanaan ujian berlangsung selama dua hari rabu 29 - kamis 30 april 2025 , ujian tes kemampuan akademik di bagi dalam dua sesi , sesi pertama dan sesi kedua . yang di awasi langsung Guru2.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....