Enam Dokter Yapen Disiapkan Perkuat Pelayanan RSUD Serui
- 17 Jun 2026 10:11 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy SE, M.Si resmi melepas enam dokter ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, Rabu (17/6/2026).
Pelepasan dilakukan dalam apel bersama yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Yapen sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sumber daya manusia bidang kesehatan.
Enam dokter yang diberangkatkan yakni dr. Febry Janet Kartika Tania (Ilmu Kesehatan Anak), dr. Yustitia Hera Eladora Wihiyawari (Anestesiologi dan Terapi Intensif), dr. Christine Yelika Nussy (Ilmu Kesehatan Mata), dr. Finni Dwi Ratnasari (Neurologi), dr. Hasriyanti Parenta (Ilmu Penyakit Dalam), dan dr. Widya Yasline Yeuw (Obstetri dan Ginekologi).
Dalam arahannya, Bupati Benyamin Arisoy mengatakan kerja sama antara Pemkab Yapen dan Universitas Gadjah Mada telah dipersiapkan sejak awal tahun sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD Serui.

Menurutnya, program ini bertujuan agar Yapen memiliki dokter spesialis yang benar-benar kembali dan mengabdi di daerah setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kita ingin RSUD Serui memiliki dokter spesialis yang benar-benar pulang dan tetap bekerja melayani masyarakat Yapen, sehingga ke depan kita tidak lagi bergantung pada dokter pinjaman atau kontrak,” ujarnya.
Benyamin menegaskan seluruh dokter yang diberangkatkan akan menandatangani kontrak resmi dengan pemerintah daerah melalui notaris. Hal ini dilakukan untuk memastikan investasi daerah di sektor kesehatan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Ini uang rakyat yang dipakai untuk membiayai pendidikan mereka. Karena itu harus ada komitmen yang jelas agar setelah selesai pendidikan mereka kembali dan mengabdi,” tegasnya.
Ia mengaku kebijakan pengikatan kontrak ini diambil berdasarkan pengalaman sebelumnya, di mana terdapat dokter spesialis yang telah dibiayai pemerintah namun tidak bertahan lama di Yapen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....