Bupati Yapen Dampingi Reses Tonny Tesar Bahas Aspirasi
- 27 Okt 2025 12:26 WIB
- Serui
KBRN, Serui :

Kehadiran mantan Bupati Kepulauan Yapen tersebut disambut langsung oleh Bupati Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., Wakil Bupati Roi Palunga, Plh. Sekda Oktovianus Ayorbaba, Forkompimda, para pimpinan OPD, serta para kepala distrik di lingkungan Pemerintah Daerah Kepulauan Yapen.
Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Anggota DPR RI Komisi XIII tersebut di Kepulauan Yapen.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Tonny Tesar yang melaksanakan kegiatan reses di daerah ini. Kehadiran ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat untuk mendengarkan langsung suara dan aspirasi masyarakat di Kepulauan Yapen,” ujar Bupati Arisoy.
Bupati menjelaskan bahwa Komisi XIII DPR RI memiliki peran strategis di bidang keuangan dan perbankan, sehingga melalui kegiatan reses ini akan terjalin komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat. Dengan demikian, kebijakan pembangunan yang dituangkan dalam APBN benar-benar mencerminkan kondisi nyata di lapangan.
Lebih lanjut, Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kepulauan Yapen terus berupaya meningkatkan kinerja pemerintahan di berbagai sektor, antara lain peningkatan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan digitalisasi layanan publik.
Namun demikian, ia juga mengakui masih terdapat berbagai keterbatasan anggaran yang menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.
“Melalui momen ini, kami berharap aspirasi masyarakat Yapen dapat diperjuangkan di tingkat nasional sehingga berbagai keterbatasan yang ada dapat dicarikan solusi bersama,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Arisoy juga memaparkan kondisi keuangan daerah, termasuk terkait pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah mendapat keringanan dalam pembayaran pembiayaan, dan berharap hal tersebut dapat membantu stabilitas fiskal daerah ke depan.

Beberapa hal secara rinci juga telah didiskusikan langsung antara Bupati Benyamin Arisoy dan Tonny Tesar. Bupati berharap agar kesempatan reses ini menjadi ruang dialog terbuka bagi seluruh unsur, baik pimpinan OPD, kepala distrik, anggota DPRK, tokoh masyarakat, tokoh adat, maupun tokoh agama, untuk menyampaikan berbagai pemikiran dan pergumulan pelayanan masyarakat di Kepulauan Yapen.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII, Tonny Tesar, S.Sos, dalam arahannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Kepulauan Yapen atas kesediaannya memfasilitasi pelaksanaan kegiatan reses.
“Sebagai anggota DPR RI sekaligus anggota Badan Anggaran yang ikut menetapkan APBN 2026, saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Yapen atas dukungan dan fasilitasi kegiatan ini,” ucap Tonny Tesar.
Ia menjelaskan bahwa kehadirannya kali ini berfokus pada penyerapan aspirasi daerah dan pembahasan terkait dana transfer ke daerah (TKD), yang diketahui mengalami penurunan cukup signifikan.
“Kita pahami bersama, pembahasan APBN tahun ini cukup alot. Fokus utama kami adalah memastikan penggunaan dana APBN lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan prioritas pembangunan nasional serta program-program prioritas Presiden,” jelasnya.
Tonny menambahkan bahwa sebagai anggota Badan Anggaran, ia memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan berbagai masukan dari daerah. Ia menyebut bahwa pertemuan ini menjadi forum resmi untuk menyampaikan kondisi daerah ke Kementerian Keuangan, termasuk kendala yang disampaikan oleh Bupati.
“Kami pahami kondisi saat ini setelah adanya penurunan transfer ke daerah. Saat ini Dana Alokasi Umum (DAU) kita hanya sekitar Rp505 miliar, turun hampir seratus miliar dari sebelumnya. Sebagai wakil pemerintah pusat, saya akan berupaya menyuarakan aspirasi masyarakat, terutama pemerintah daerah yang saat ini hampir kesulitan akibat turunnya dana transfer ini,” tegas Tonny Tesar.
Melalui kegiatan reses ini, Tonny berharap komunikasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin, agar setiap kebijakan pembangunan dapat lebih berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan seperti Yapen.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyampaian aspirasi dari jajaran pemerintah daerah, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat, yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan keuangan nasional tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....