GKI Simon Petrus Menawi Gelar Camping Paskah

  • 05 Apr 2026 14:28 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Suasana penuh sukacita dan semangat kebersamaan mewarnai Perayaan Paskah 2026 Salah satunya GKI Simon Petrus Menawi mengelar Camping Paskah 2026 pembinaan spritual dan pelatihan ketrampilan. Satbu 4 April 2026

Ketua Majelis Jemaat Simon Petrus Menawi Pendeta Penina Koimera mengatakan, Jemaat Simon Petrus Menawi tengah mempersiapkan diri untuk satu abad sehingga berbagai kegiatan di laksanakan pada perayaan Paskah 2026 di laksanakan Camping Paskah yang di ikuti anak , remaja dan pemuda , dalam Camping di laksanakan berbagai kegiatan seperti beribadah dan berdoa ,diskusi, bermain dalam nuansa rohani, dan kerja fisik penyelesaian renovasi tugu pendaratan injil di dataran menawi

"Kami laksanakan Camping Paskah yang melibatkan anak, remaja dan pemuda GKI Simon Petrus Menawi, dengan kegiatan ibadah, berdoa, diskusi bermain maupun kegiatan lainya seperti penyuluhan kesehatan dari Komisi Penanggulang HIV AIDS Kabupaten Kepulauan Yapen tentang HIV AIDS bagi peserta, dengan harapan mereka menjaga diri , materi lain soal perkawinan dini yang di sampaikan langsung oleh Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak , materi2 ini penting bagi peserta agar kedepannya mereka tetap menjaga diri agar terhindar dari HIV AIDS dan Perkawinan Dini ," Kata Penina Koimera.

Dijelaskan Pendeta Penina Koimera Dataran Menawi memiliki potensi pohon nipa atau yang di kenal bobo merupakan potensi yang harus di kelola menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi untuk di jual sehingga Panitia mengundang Disperindag Yapen hadir memberikan pelatihan pembuatan buah nipa menjadi gula merah, kue lontar dan stik, kegiatan ini di harapkan membawa dampak positif untuk pengembangan usaha nipa menjadi gula merah dapat terwujud.

" Kami di Menawi dengan Potensi Pohon Nipa yang begitu banyak, agar buah ini bisa bermanfaat lain selain di jadikan minuman bobo, kami minta Disperindag hadir memberikan pelatihan , tujuanya adalah peserta kedepan dapat memperoduksi buah dan air nipa menjadi gula mera dan makanan yang di jual , harapan lain adalah ketika usaha ini berhasil maka akan ada lapangan pekerjaan bagi pemuda di wilayah tersebut ," ujar Penina.

Melalui kegiatan Camping Paskah dengan penyampaian materi dan pelatihan , Penina Koimera berharap akan ada perubahan baik dalam tindakan dan perbuatan yang mencerminkan anak2 Tuhan yang hidupnya suda di perbaharui melalui kebangkitan Tuhan Yesus, Penina juga berharap setelah pelatihan pihaknya memiliki badan usaha untuk nantinya membantu dalam usaha pengembangan bobo jadi gula merah dan beraneka makanan dan minuman ,membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda di dataran Menawi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....