Yapen Memiliki Pontensi Perikanan Yang Cukup Menjanjikan

  • 20 Mei 2025 15:07 WIB
  •  Serui

KBRN,Serui: Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Kepulauan Yapen terus mengembangkan potensi perikanan laut guna peningkatan pendapatan Nelayan di Yapen hal ini terbukti dengan Pengiriman Ikan Sebarat 14 Ton keluar dengan Kapal Ciremai.

Kepala Dinas Perikanan Yapen Daniel Reba Pada saat persiapan pengiriman ikan menjelaskan program ini sudah di jalan pihaknya, pada tahun 2023 sempat mengirim ikan sebanyak 3 ton, sedangkan untuk tahun 2025 sebanyak sebarat 14 ton yang di kirim ke Jakarta Selasa(19/5/2025)

'Ikan yang kita kirim ini merupakan hasil tangkapan Nelayan dari Yapen timur dan nelayan di cina tua Distrik Yapen Selatan, nelayan menangkap ikan lalu di beli pihak ketiga PT Jayawi kemudian ikan tersebut di simpang lalu di kirim ke luar seperti ke Jakarta sesuai dengan permintaan,"kata Daniel Reba.

Dijelaskan Kadis Perikanan Yapen pihaknya menginginkan pengiriman ikan di lakukan secara intens setiap bulan satu sampai dua kali pengiriman namun belum bisa di karena berbagai faktor hasil tangkapan nelayan yang kurang maksimal,kapal daya tampung ikan.

" Untuk saat ini masih penjajakan karena hasil tangkap Nelayan kurang maksimal mencapai target yang di tentukan pihak ketiga,dinas masih terus melakukan pendampingan kepada Nelayan untuk intens dalam pengiriman ke ikan kepada pihak ketiga dengan demikian makan pengiriman pastinya di lakukan setiap bulan,"ujar Daniel Reba.

Terkait dengan hasil produksi nelayan yang kurang maksimal kata Kadis Perikanan yang perlu di lakukan adalah peningkatan hasil tangkapan nelayan yang di barengi dengan sarana penunjang yang memadai karena Nelayan masih menangkap ikan dengan peralatan tangkap yang masih tradisional belum modern.

" Kita inginkan hasil yang maksimal maka fasilitas nelayan perlu di tingkatkan bagian ini membutuhkan sinergitas antara OPD terkait seperti Bappeda selaku bagian perencanaan yang di libatkan dalam kegiatan sehingga ada usulan yang masuk dapat di akomodir demikian juga dengan Dinas Perhubungan, Karantina, Pelabuhan laut, di butuhkan perencanaan yang baik maupun pembinaan kepada Nelayan cara mengawetkan ikan hingga nanti di jual kepada pihak ketiga ini penting,"ungkap Daniel Reba.

Dengan pengiriman ikan yang di nilai cukup banyak tentunya mendorong semua pihak memperhatikan bagian ini sebagai salah satu pontensi yang di kelola dengan baik untuk peningkatan kesejahteraan nelayan tetapi juga peningkatan pendapatan Daerah Yapen PAD.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....