Mengenal "Hari Berbagi Pelukan" di Amerika Serikat Dari Kisah Mike Brundritt
- 30 Jul 2026 08:45 WIB
- Serui
Poin Utama
- Hari Berbagi Pelukan Nasional pada 30 Juli lahir dari inisiatif Mike Brundritt untuk mengenang istri dan anaknya yang meninggal dalam kecelakaan pada 30 Juli 2017.
- Peringatan ini mengajak masyarakat menumbuhkan empati, kasih sayang, dan solidaritas melalui pelukan atau bentuk dukungan lain yang tetap menghormati persetujuan serta batasan pribadi.
RRI.CO.ID, Serui - Setiap tanggal 30 Juli, sebagian masyarakat di Amerika Serikat memperingati National Hug Day atau Hari Berbagi Pelukan Nasional. Peringatan ini bukan sekadar mengajak orang saling berpelukan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, dukungan emosional, dan rasa kemanusiaan terhadap sesama.
Melansir laman National Day Archives, Hari tersebut digagas oleh Mike Brundritt sebagai bentuk penghormatan kepada istri dan anaknya yang meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis pada 30 Juli 2017. Dari pengalaman kehilangan yang mendalam itu, Brundritt ingin mengubah kesedihan menjadi gerakan positif yang mengingatkan banyak orang akan pentingnya menunjukkan kasih sayang kepada orang-orang di sekitar.
Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk mengekspresikan perhatian dengan cara sederhana, seperti memberikan pelukan kepada keluarga, sahabat, maupun orang terdekat yang membutuhkan dukungan. Pelukan sering kali menjadi bentuk komunikasi tanpa kata yang mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan diperhatikan. Dalam berbagai penelitian psikologi, kontak fisik yang dilakukan dengan persetujuan dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan perasaan bahagia, serta mempererat hubungan antarmanusia.
Namun, makna Hari Berbagi Pelukan Nasional tidak terbatas pada tindakan memeluk secara fisik. Semangat utamanya adalah membangun empati, saling mendukung, dan menunjukkan bahwa setiap orang tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri.
| Baca juga: Fakta Menarik Tumbuhan Putri Malu |
Meski pelukan memiliki makna positif, peringatan ini juga mengingatkan pentingnya menghormati kenyamanan dan persetujuan setiap individu. Tidak semua orang merasa nyaman dengan kontak fisik, sehingga bentuk dukungan dapat disampaikan melalui cara lain, seperti memberikan perhatian, mendengarkan cerita, atau menyampaikan kata-kata penyemangat.
Nilai utama yang ingin disampaikan Hari Berbagi Pelukan Nasional adalah menghadirkan kehangatan dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan dampak besar bagi seseorang yang sedang menghadapi masa sulit.
Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, momentum setiap 30 Juli menjadi pengingat bahwa kepedulian dan empati tetap menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan antarmanusia yang lebih harmonis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....