Kenapa Kita Sering Nunda-Nunda?

  • 29 Mar 2026 06:34 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Pernah merasa punya banyak rencana, tapi malah berakhir scroll media sosial atau rebahan lebih lama dari yang seharusnya? Tenang, kamu tidak sendiri. Kebiasaan menunda-nunda atau yang sering disebut prokrastinasi adalah hal yang umum dialami banyak orang, dari pelajar sampai pekerja. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini bisa berdampak pada produktivitas bahkan kesehatan mental jika terus dibiarkan.

Sebenarnya, menunda-nunda bukan semata karena malas. Ada beberapa alasan yang sering jadi penyebabnya.

Pertama, rasa takut gagal. Ketika kita merasa tugas terlalu sulit atau takut hasilnya tidak sesuai harapan, otak cenderung mencari “jalan aman” dengan menghindarinya. Akhirnya, kita memilih melakukan hal lain yang lebih nyaman.

Kedua, kurangnya motivasi. Tugas yang terasa membosankan atau tidak menarik sering kali membuat kita kehilangan semangat untuk memulai. Tanpa dorongan yang kuat, kita jadi mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil.

Ketiga, kebiasaan mencari kesenangan instan. Di era digital seperti sekarang, godaan seperti media sosial, video pendek, atau game sangat mudah diakses. Aktivitas ini memberikan kepuasan cepat, sehingga otak lebih memilih itu dibanding menyelesaikan pekerjaan yang butuh usaha lebih.

Keempat, tidak tahu harus mulai dari mana. Terkadang, tugas terasa terlalu besar dan membingungkan. Alih-alih mencoba, kita justru menundanya karena merasa kewalahan.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Mulailah dari hal kecil. Pecah tugas besar menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana agar terasa lebih ringan. Buat target yang realistis, bukan yang terlalu tinggi. Selain itu, ciptakan lingkungan yang minim distraksi, misalnya dengan menjauhkan ponsel saat bekerja. Yang tak kalah penting, latih diri untuk “mulai saja dulu”, karena langkah pertama sering kali adalah bagian tersulit.

Menunda-nunda memang kebiasaan yang sulit dihindari, tapi bukan berarti tidak bisa diubah. Dengan memahami penyebabnya dan mulai membangun kebiasaan kecil yang lebih baik, kita bisa perlahan menjadi lebih produktif. Ingat, tidak perlu langsung sempurna, yang penting adalah mulai dan terus melangkah sedikit demi sedikit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....