Tujuh Alasan Alami Mabuk di Perjalanan & Cara Mengatasinya
- 25 Mar 2026 06:35 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Gangguan mabuk perjalanan merupakan persoalan lazim yang dialami banyak individu ketika melakukan perjalanan dengan kendaraan, entah itu mobil, bus, perahu, ataupun pesawat terbang. Tanda-tanda yang sering timbul meliputi kepala terasa berputar, sensasi ingin muntah, sampai benar-benar muntah.
Kondisi ini terjadi lantaran adanya perbedaan informasi yang diterima antara apa yang dilihat mata, sistem keseimbangan di telinga bagian dalam, serta sensasi yang dirasakan seluruh badan. Berikut disajikan tujuh pemicu umum mabuk perjalanan beserta kiat penanggulangannya:
1. Disparitas Sinyal Sensorik Tubuh
Apabila mata menangkap pemandangan yang statis (misalnya saat fokus membaca), padahal badan merasakan adanya guncangan, otak bisa mengalami kebingungan informasi.
Langkah Atasi: Sebaiknya hindari menggunakan gawai atau membaca buku sewaktu kendaraan sedang bergerak.
| Baca juga: Lebih dari Teman: 5 Keuntungan Networking |
2. Penempatan Posisi Duduk yang Kurang Ideal
Duduk di area bangku belakang umumnya membuat guncangan kendaraan terasa jauh lebih kuat.
Langkah Atasi: Lebih baik memilih kursi di bagian depan atau di dekat jendela demi meminimalkan efek getaran gerakan.
3. Kurangnya Pertukaran Aliran Udara
Udara yang pengap dan pengap dapat memperburuk perasaan mual yang dialami.
Langkah Atasi: Buka sedikit kaca jendela atau nyalakan pendingin ruangan agar sirkulasi udara tetap segar.
4. Kondisi Lambung yang Tidak Normal
Keadaan perut yang terlalu kosong atau justru terlalu penuh dapat memicu munculnya gejala mabuk perjalanan.
Langkah Atasi: Santap sedikit makanan ringan sebelum berangkat, hindari mengonsumsi hidangan berat atau yang banyak mengandung minyak.
5. Kepekaan Terhadap Aroma Tertentu
Bau menyengat seperti asap bensin, wewangian kuat, atau bau makanan tertentu berpotensi menimbulkan rasa ingin muntah.
Langkah Atasi: Gunakan penutup hidung atau hirup aroma yang menenangkan seperti minyak kayu putih.
6. Kelelahan Akibat Kurang Istirahat
Raga yang sedang dalam kondisi letih jauh lebih rentan terhadap gangguan mabuk perjalanan.
Langkah Atasi: Pastikan kebutuhan tidur terpenuhi dengan baik sebelum memulai perjalanan yang direncanakan.
7. Pengaruh Aspek Mentalitas
Rasa cemas berlebihan atau kenangan buruk dari perjalanan terdahulu bisa memperburuk kondisi yang sudah ada.
Langkah Atasi: Coba kendurkan ketegangan, dengarkan musik, atau alihkan fokus pikiran selama di perjalanan.
Memang mabuk perjalanan dapat sangat mengganggu kenyamanan, namun hal ini dapat dicegah asalkan kita memahami akar penyebabnya. Dengan persiapan matang dan menerapkan kebiasaan yang tepat selama perjalanan, Anda pasti bisa tiba di tujuan dengan perasaan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....