Jumlah THR Turun: Ini Lima Cara Mengaturnya

  • 05 Mar 2026 08:47 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID. Serui - Menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang lebih kecil dibanding tahun lalu memang bisa menjadi tantangan. Terutama ketika kebutuhan Idulfitri selalu terasa meningkat setiap tahunnya. Namun, dengan pengelolaan yang tepat, dana yang terbatas tetap bisa diatur untuk mencukupi segala kebutuhan.

Melansir beberapa sumber seperti IDNTIMES. Berikut lima cara mengelola THR jika nominalnya lebih rendah dari sebelumnya:

1. Jika THR Masih di Atas 50% dari Tahun Lalu, Sisihkan untuk Logistik dan Belanja Kebutuhan Esensial

Kalau jumlah THRmu masih di atas 50% dari tahun lalu, kamu bisa sedikit lebih leluasa untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, termasuk membeli pakaian baru untuk diri sendiri atau keluarga. Namun, pastikan tidak berlebihan dan tetap mengutamakan kebutuhan utama, seperti bahan pokok untuk memasak sajian khas Lebaran. Fokuslah pada pemenuhan logistik seperti ketupat, rendang, opor, dan lainnya, terutama jika kamu akan menerima tamu di rumah. Bila ada sisa anggaran, alokasikan untuk tabungan atau keperluan lainnya di masa depan.

2. Jika THR 50% dari Tahun Lalu, Prioritaskan untuk Kebutuhan Utama

THR yang berkurang hingga setengah dari tahun sebelumnya mungkin membuatmu cukup terkejut. Misalnya, jika tahun lalu kamu menerima 2 juta rupiah dan kali ini hanya 1 juta rupiah, maka perlu membuat prioritas pengeluaran yang sangat cermat. Dalam situasi ini, utamakan kebutuhan-kebutuhan pokok seperti makanan atau bahan logistik lainnya untuk menyambut tamu. Untuk belanja pakaian baru, gunakan cara hemat, seperti memanfaatkan diskon, memilih merek dengan harga terjangkau, atau menyesuaikan jumlah pakaian yang dibeli.

3. Jika THR Kurang dari 50% Tahun Lalu, Pertimbangkan untuk Langsung Menabung

Kalau THR yang diterima mendekati setengah dari biasanya atau bahkan lebih kecil, fokuskan dana tersebut untuk menabung sebagai dana cadangan. Misalnya, jika tahun lalu kamu menerima 2 juta rupiah dan sekarang hanya mendapatkan 800 ribu rupiah, berbelanja pakaian baru bukanlah prioritas yang bijak. Lebih baik sisihkan uang tersebut di rekening sebagai simpanan masa depan atau untuk kebutuhan penting lainnya seperti biaya sekolah anak setelah Lebaran.

4. Minimalkan Pengeluaran untuk Kue Kering Suguhan

Saat perayaan Idulfitri tiba, kue kering sering menjadi suguhan wajib. Namun, harga kue kering seperti nastar atau kastengel terbilang cukup mahal untuk ukuran satu toples kecil. Sebagai alternatif lebih hemat, kamu bisa membeli biskuit kaleng yang harganya lebih ekonomis atau memilih camilan lain seperti kacang-kacangan atau aneka keripik yang dibeli kiloan. Selain itu, kamu juga bisa membuat kudapan sederhana sendiri seperti gorengan meski sedikit repot, hasilnya lebih hemat dan tetap bisa memeriahkan suasana Idulfitri di rumah.

5. Atur Anggaran untuk Mudik serta Oleh-Oleh

Mudik menjadi momen yang dinanti banyak orang saat Lebaran tiba. Namun saat THR turun signifikan, tentu persiapan mudik juga perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan. Tiket transportasi harus direncanakan dengan baik agar tidak menguras dana terlalu besar. Untuk oleh-oleh bagi keluarga di kampung halaman, pilih yang sederhana namun tetap bermanfaat, seperti membawa beberapa kardus mi instan yang bisa dinikmati ramai-ramai saat berbuka puasa bersama. Kemudian untuk salam tempel, sesuaikan anggarannya dengan kondisi THR-mu saat ini tidak ada salahnya memberikan nominal lebih kecil sembari menyampaikan alasan bahwa THR tahun ini menurun.

Penurunan nominal THR seringkali berkaitan dengan kondisi finansial perusahaan yang sedang tidak baik. Meskipun hal ini bisa terasa berat, syukuri bahwa setidaknya kamu masih mendapatkan tambahan pemasukan di luar gaji utama. Dengan pengelolaan keuangan yang cermat dan prioritas yang jelas, kebutuhan Idulfitri tetap dapat terpenuhi tanpa harus khawatir keuangan terganggu setelah Lebaran usai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....