Kenapa Selepas Makan Sahur Kita Sering Buang Air Besar?

  • 23 Feb 2026 06:06 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui: Bagi sebagian orang, momen sahur bukan hanya soal menahan kantuk dan memastikan asupan energi cukup untuk berpuasa, tetapi juga identik dengan keinginan tiba-tiba untuk buang air besar setelah makan. Bahkan, ada yang menjadikan waktu sahur sebagai “jadwal rutin” ke kamar mandi. Fenomena ini sebenarnya wajar dan berkaitan erat dengan cara kerja sistem pencernaan kita.

Secara medis, dorongan buang air besar setelah makan dikenal sebagai gastrocolic reflex atau refleks gastrokolik. Refleks ini merupakan respons alami tubuh ketika lambung terisi makanan. Saat kita makan, lambung akan mengirim sinyal ke usus besar untuk berkontraksi. Kontraksi inilah yang mendorong sisa makanan dalam usus menuju rektum sehingga muncul rasa ingin buang air besar.

Saat sahur, kondisi tubuh kita berbeda dari waktu makan biasa. Beberapa faktor yang membuat keinginan buang air besar lebih sering terjadi setelah sahur antara lain:

1. Perut Kosong Semalaman

Selama tidur, tubuh tidak menerima asupan makanan selama kurang lebih 6–8 jam atau lebih. Ketika sahur, makanan yang masuk secara tiba-tiba memicu kerja sistem pencernaan lebih aktif.

2. Jenis Makanan dan Minuman

Makanan tinggi serat seperti sayur, buah, atau oatmeal dapat memperlancar pencernaan. Selain itu, minuman hangat seperti teh atau kopi juga dapat merangsang gerakan usus sehingga mempercepat keinginan buang air besar.

3. Jam Biologis Tubuh

Tubuh memiliki ritme sirkadian atau jam biologis. Pada pagi hari, sistem pencernaan memang cenderung lebih aktif. Karena sahur dilakukan menjelang pagi, tubuh secara alami berada dalam fase siap “mengosongkan” usus.

4. Perubahan Pola Makan saat Ramadan

Selama bulan puasa, jadwal makan berubah drastis menjadi dua kali utama, yaitu saat sahur dan berbuka. Perubahan ini membuat sistem pencernaan menyesuaikan diri, sehingga refleks buang air besar bisa terasa lebih jelas.

5. Kondisi Psikologis dan Kebiasaan

Ada juga faktor kebiasaan. Jika seseorang terbiasa buang air besar di pagi hari, maka saat sahur tubuh akan otomatis merespons waktu tersebut sebagai “jadwal rutin”.

Selama tidak disertai gejala seperti diare terus-menerus, nyeri perut hebat, atau tinja berdarah, kondisi ini tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Keinginan buang air besar selepas makan sahur merupakan respons alami tubuh akibat refleks gastrokolik dan aktivitas sistem pencernaan yang meningkat di pagi hari. Justru, jika proses ini berjalan lancar, itu pertanda sistem pencernaan bekerja dengan baik. Yang terpenting, tetap perhatikan asupan makanan sahur agar seimbang, cukup serat, dan tidak berlebihan, sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan nyaman dan tubuh tetap sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....