2 Februari: Peringati Hari Lahan Basah Sedunia

  • 02 Feb 2026 08:39 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Setiap tanggal 2 Februari, seluruh dunia memperingati Hari Lahan Basah Sedunia sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lahan basah bagi kehidupan manusia serta lingkungan. Peringatan ini bertepatan dengan ditandatanganinya Konvensi Ramsar pada tahun 1971 di Ramsar, Iran, yang menjadi landasan kerja sama internasional dalam perlindungan lahan basah.

Lahan basah mencakup berbagai ekosistem seperti rawa, mangrove, danau, gambut, hingga wilayah pesisir. Ekosistem ini memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan, mulai dari penyedia air bersih, habitat keanekaragaman hayati, hingga pengendali banjir dan perubahan iklim. Keberadaannya sangat penting, baik bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya.

Di Indonesia, lahan basah memiliki nilai strategis karena negara ini memiliki wilayah gambut dan mangrove yang luas. Lahan basah Indonesia menjadi rumah bagi berbagai spesies endemik serta menopang mata pencaharian masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman. Namun, tekanan akibat alih fungsi lahan, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan terus mengancam kelestariannya.

Hari Lahan Basah Sedunia menjadi pengingat bahwa kerusakan lahan basah berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana seperti banjir, kekeringan, dan penurunan kualitas lingkungan. Selain itu, hilangnya lahan basah juga berarti berkurangnya kemampuan alam dalam menyerap karbon, yang berkontribusi pada percepatan perubahan iklim.

Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli dan terlibat dalam upaya pelestarian lahan basah. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan sungai, mendukung rehabilitasi mangrove, dan menggunakan sumber daya alam secara bijak dapat memberikan dampak positif yang nyata.

Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu bersinergi dalam melindungi lahan basah melalui kebijakan berkelanjutan, edukasi lingkungan, serta pengelolaan berbasis kearifan lokal. Upaya bersama ini menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Dengan memperingati Hari Lahan Basah Sedunia setiap 2 Februari, diharapkan kesadaran global terus tumbuh bahwa lahan basah bukan lahan yang terabaikan, melainkan aset penting bagi masa depan bumi dan generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....