Fenomena Kreak di Semarang dalam Perspektif Hukum Pidana

  • 11 Jun 2026 12:18 WIB
  •  Semarang

Fenomena kreak di Semarang merupakan persoalan hukum dan sosial yang harus ditangani secara komprehensif. Di satu sisi, aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap pelaku yang melakukan kekerasan, membawa senjata tajam, dan menghilangkan nyawa orang lain.

Di sisi lain, pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan. Oleh karena itu, peran orang tua, sekolah, lingkungan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, dan pemerintah menjadi sangat penting.

Pemerintah (Government Organization/GO) maupun sektor swasta (Non-Government Organization/NGO) perlu membuka kran yang lebih luas bagi kegiatan positif remaja. Di antaranya seperti olahraga, seni budaya, kewirausahaan, organisasi kepemudaan, pelatihan keterampilan, dan kegiatan keagamaan.

Remaja yang memiliki ruang berekspresi secara positif akan lebih kecil kemungkinannya mencari pengakuan melalui kekerasan jalanan. Sebab, pada akhirnya, membangun generasi muda yang produktif jauh lebih murah daripada membangun penjara baru untuk menampung mereka.

Oleh: Dosen Hukum Universitas Semarang, Dr. Kukuh Sudarmanto Alugoro MH., MM

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....