Destinasi Wisata Alam di Minangkabau

  • 02 Jun 2025 10:23 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Wisata alam menjadi destinasi favorit masyarakat dari berbagai kalangan. Keindahan yang terbentuk secara alami menjadikan wisata alam begitu digemari, baik yang sudah dikelola pemerintah maupun yang masih dalam kondisi apa adanya.

“Wisata alam ini memang sudah terbentuk secara alamiah. Pemerintah hanya tinggal memoles sedikit demi sedikit akses dan fasilitas di tempat wisata tersebut,” ujar Uda Men saat mengisi program Pesona Antar Komunitas Minang di Pro 4 RRI Samarinda, Sabtu (24/5/25).

Provinsi Sumatera Barat, atau yang dikenal juga dengan ranah Minangkabau, menyimpan berbagai destinasi wisata alam yang unik dan ikonik, berbeda dari tempat-tempat lainnya.

Bagi wisatawan yang baru mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, hanya butuh waktu sekitar 15 menit perjalanan untuk sampai ke Lubuk Minturun, sebuah kawasan wisata alam yang dikenal dengan kejernihan airnya.

“Konon, Lubuk Minturun dulu merupakan tempat pemandian gadis-gadis Belanda. Kini, kawasan ini sudah dikelola oleh pemerintah daerah dengan tiket masuk yang sangat terjangkau,” jelas Uda Men.

Keindahan utama Lubuk Minturun terletak pada kesegaran air Sungai Batang Kandis, yang bersumber langsung dari mata air pegunungan.

“Pemandangannya sangat indah, dan airnya sejuk serta jernih. Karena itu tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan,” tambah Uni Yet, salah satu pengisi acara.

Tak jauh dari sana, wisatawan juga dapat mengunjungi Lubuk Bonta, sebuah pemandian alami yang dikelilingi panorama alam menawan. Daya tarik utama Lubuk Bonta adalah air terjun mini yang berada di tengah tebing rimbun yang masih terjaga keasriannya.

“Lubuk Bonta ini sejenis lubuk, tapi di dalamnya ada air terjun. Meski kecil, tapi suasananya sangat asri dan menyegarkan. Sungainya juga dipenuhi batu-batu alam yang cantik,” ujar Uda Men.

Pemandian ini memiliki dua kolam utama yang bersumber dari mata air Gunung Tandikek, menjadikannya tempat favorit bagi wisatawan yang ingin merasakan kesejukan alam.

Perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Lembah Anai, air terjun terkenal yang berada tepat di tepi jalan raya antara Padang dan Bukittinggi.

“Lembah Anai ini sudah dikenal hingga ke mancanegara. Kalau kita dalam perjalanan dari Padang ke Bukittinggi, pasti melewati air terjun ini,” ujar Uni Aziar, pengisi acara lainnya.

Tak hanya menawarkan keindahan air terjun, kawasan ini juga menyuguhkan pemandangan dua gunung megah, yaitu Gunung Singgalang di sebelah kiri dan Gunung Marapi di sebelah kanan.

Gunung Singgalang menjadi pilihan favorit para pendaki. Gunung yang sudah tidak aktif ini memiliki Telaga Dewi di puncaknya, yang merupakan bekas kawah dan ditumbuhi bunga edelweiss.

“Di atas Gunung Singgalang itu ada kawah dan banyak tumbuh bunga edelweis,” ungkap Uda Men.

Berbeda dengan Singgalang, Gunung Marapi merupakan salah satu gunung paling aktif di Sumatera Barat. Pendakian ke gunung ini membutuhkan kehati-hatian ekstra.

“Karena sering erupsi, maka BMKG setempat biasanya akan mengeluarkan larangan mendaki jika terdeteksi gejala aktivitas vulkanik yang membahayakan,” tambahnya.

Dengan kekayaan wisata alam seperti ini, Sumatera Barat tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga warisan budaya dan sejarah yang perlu dijaga. Pemerintah daerah bersama komunitas setempat terus berupaya mengembangkan destinasi ini secara berkelanjutan, tanpa merusak kealamian yang menjadi daya tarik utamanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....