IKN Potensi Baru, Bupati PPU Dorong UMKM Syariah Naik Kelas lewat Event FESyar BI

  • 28 Jun 2026 05:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) atau "Pesan" yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) Wilayah Balikpapan. Kegiatan kolaboratif ini dinilai menjadi momentum emas untuk membangkitkan ekonomi syariah sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat di tiga wilayah, yaitu Balikpapan, PPU, dan Paser.

"Kami berharap dengan kegiatan ini masyarakat di daerah bisa memanfaatkan serta meningkatkan kegiatan ekonomi yang ada di bidang ekonomi syariah," ujarnya pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Mudyat Noor, menekankan bahwa peningkatan kualitas produk lokal adalah harga mati untuk menjaga kepercayaan konsumen. Menjaga kualitas menjadi fondasi utama dalam mempertahankan pasar yang sudah ada.

"Produk bermutu tinggi secara otomatis akan memicu lonjakan permintaan," ucap Mudyat.

UMKM yang maju akan menciptakan masyarakat yang mandiri secara finansial. Selain itu, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di kawasan PPU diakui membawa dampak instan bagi geliat pelaku usaha kreatif di daerah penyangga.

"Secara umum dengan adanya IKN memang akan mendorong perkembangan kegiatan ekonomi di masyarakat," katanya dengan optimis.

IKN memicu lahirnya berbagai peluang bisnis yang belum pernah ada sebelumnya. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong UMKM agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi penggerak utama. Multiplier effect dari pembangunan IKN diarahkan langsung untuk kemakmuran warga lokal.

PPU menampilkan berbagai produk kerajinan dan UMKM potensial dalam ajang ini, di antaranya adalah kerajinan Sekar Buwen dan Rajinan Tayu. Bupati berharap seluruh sektor UMKM—tanpa terkecuali—bisa terus berinovasi dan membawa nama baik Kabupaten PPU di kancah yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....