Potensi Pangan Kubar Perlu Dukungan Infrastruktur

  • 04 Nov 2025 08:27 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tengah mempersiapkan diri sebagai penyangga pangan utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani, menegaskan bahwa pengembangan potensi pertanian lokal masih terkendala oleh akses infrastruktur. Pihaknya sangat mengharapkan bantuan pemerintah provinsi untuk membuka konektivitas jalan menuju IKN.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Nanang Adriani dalam Podcast RRI Samarinda pada Kamis (30/10/2025). Ia menjelaskan bahwa komitmen mewujudkan ketahanan pangan ini mencakup pertanian dalam arti luas.

"Jadi kalau kita bicara pertanian, kita harus (melihat) ke belakang bahwa pertanian itu dalam arti luas. Ya, artinya di sana ada peternakan, ada perkebunan, ada pertanian tanaman pangan dan holtikultura," kata Nanang.

Nanang memaparkan, Kutai Barat secara historis dikenal sebagai penghasil karet, yang pernah menyumbang 41 persen produksi di Kaltim. Namun, ia mencatat adanya dinamika di tingkat petani.

"Saat ini perkembangan tanaman perkebunan lainnya seperti sawit juga sudah mulai berkembang. Karena sifat-sifat daripada petani kita ini kan di mana harga yang baik tentu di sana mereka akan melakukan ekstensifikasi," ujarnya.

Terkait peran Kubar sebagai penyangga IKN, Nanang menegaskan posisi strategis kabupaten tersebut yang bersinggungan langsung dengan ibu kota baru. Pemkab Kubar kini berfokus mengidentifikasi dan mendorong potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan IKN.

Namun, Nanang menyoroti satu tantangan vital: infrastruktur. "Kita berharap kepada pemerintah provinsi yang untuk mengkonekkan jalan kita dengan IKN," katanya.

Menurutnya, tanpa konektivitas yang memadai, potensi pangan Kubar tidak akan terserap pasar. "Walaupun kita punya produk yang banyak, tapi kalau tidak bisa mengangkatnya kemana-mana juga tidak bisa apa-apa. Artinya kan kita ini membutuhkan pasar," kata Nanang.

Sembari menunggu realisasi infrastruktur, Pemkab Kubar telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Pertanian. Fokusnya adalah memberikan peningkatan bantuan kepada masyarakat petani. Bantuan ini mencakup bibit, pupuk, serta pendampingan teknis lainnya.

Selain bantuan fisik, Pemkab Kubar juga fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian. Hal ini dilakukan melalui penyuluh pertanian yang akan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada kelompok-kelompok tani yang dinilai siap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....