Bernardo Silva Debut, Real Madrid Menang tetapi Mourinho Soroti Fisik

  • 09 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Dunia – Real Madrid mengawali pertandingan pramusim dengan kemenangan 2-1 atas Ferencvaros di Groupama Arena. Debut Bernardo Silva menjadi sorotan setelah gelandang asal Portugal itu tampil pada babak kedua.

Mario Rivas dan rekrutan anyar Carlos Espi masing-masing mencetak gol untuk membawa Madrid unggul. Ferencvaros kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Kenan Kodro, tetapi tuan rumah gagal mencetak gol penyeimbang hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan tersebut memperpanjang catatan positif Madrid dalam persiapan menuju musim 2026-2027. Namun, hasil akhir tidak sepenuhnya menggambarkan performa yang meyakinkan karena tim asuhan Jose Mourinho masih memperlihatkan sejumlah persoalan, terutama dalam efektivitas penyelesaian peluang dan keseimbangan permainan.

Masalahnya, dari 17 percobaan tersebut hanya tiga yang mengarah ke gawang. Sebanyak 12 tembakan bahkan dilepaskan sebelum turun minum, menunjukkan Madrid memiliki ruang untuk mencetak lebih banyak gol tetapi tidak mampu mengonversi dominasi menjadi keunggulan yang lebih besar.

Arda Guler menjadi salah satu pemain yang memiliki peluang untuk memperlebar keunggulan Madrid. Namun, beberapa kesempatan yang diperolehnya belum berujung gol.

Situasi berubah setelah Mourinho melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua. Bernardo Silva, Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, dan Vinicius Junior masuk untuk meningkatkan kualitas permainan.

Kehadiran mereka membuat Madrid memiliki pengalaman lebih besar di lapangan, tetapi Ferencvaros justru mampu memberikan tekanan lebih kuat setelah jeda.

Gol Kodro menjadi bukti bahwa Madrid masih memiliki pekerjaan rumah dalam menjaga keseimbangan ketika lawan mulai meningkatkan intensitas. Keunggulan tipis membuat pertandingan tetap terbuka hingga menit-menit akhir.

Bagi Bernardo Silva, pertandingan tersebut memiliki arti tersendiri. Setelah bergabung dengan Madrid, mantan pemain Manchester City itu akhirnya mengenakan seragam Los Blancos untuk pertama kalinya.

Silva mengaku senang bisa menjalani debut, meskipun ia menyadari kondisi fisiknya belum berada pada level terbaik.

“Saya sangat senang. Pertandingan ini penting untuk mempersiapkan musim dan secara pribadi saya bahagia bisa melakukan debut bersama Real Madrid,” kata Silva kepada Real Madrid TV.

Menurut Silva, pertandingan pramusim bukan hanya mengenai hasil. Pemain juga membutuhkan menit bermain untuk mengembalikan ritme pertandingan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Ia juga menilai masih banyak aspek yang harus diperbaiki setelah baru menjalani tahap awal persiapan.

Silva mencoba menawarkan fleksibilitas kepada Mourinho. Ia dapat bermain lebih dalam untuk membantu pembangunan serangan, turun dalam fase tekanan, maupun bergerak lebih dekat ke lini depan.

Karakter tersebut menjadi salah satu alasan Madrid merekrutnya. Kemampuan Silva memainkan beberapa posisi memberi Mourinho alternatif taktik ketika menghadapi lawan dengan karakter berbeda.

Mourinho memberikan penilaian positif terhadap debut Silva, tetapi pelatih asal Portugal itu tidak menutupi satu persoalan yang terlihat jelas.

Menurut Mourinho, Silva membutuhkan peningkatan kondisi fisik setelah menjalani masa liburan.

“Bernardo adalah pemain yang sangat penting. Dia pemain yang benar-benar berhenti secara mental selama liburan dan tidak melakukan apa pun, sehingga kondisi fisiknya lebih rendah,” ujar Mourinho.

Komentar tersebut menunjukkan bahwa Madrid tidak hanya mengejar kualitas teknis pemain dalam pramusim. Intensitas permainan Mourinho membutuhkan pemain yang mampu menjalankan tekanan, bergerak tanpa bola, sekaligus mempertahankan konsentrasi dalam tempo tinggi.

Mourinho bahkan menggeser Silva ke posisi nomor 10 karena melihat kondisi fisiknya belum memungkinkan sang pemain menjalankan peran yang lebih berat di area tengah.

Langkah tersebut menarik karena Silva pada dasarnya merupakan pemain yang sangat fleksibel. Ia dapat beroperasi sebagai gelandang tengah, gelandang serang, maupun bermain lebih dalam sebagai pengatur permainan.

Bagi Mourinho, fleksibilitas itu bisa menjadi aset penting sepanjang musim. Namun, kualitas tersebut baru akan maksimal ketika Silva sudah mencapai kondisi fisik yang dibutuhkan.

Sementara itu, Kemenangan atas Ferencvaros memang memberikan modal positif, tetapi pertandingan ini juga memperlihatkan bahwa Madrid belum sepenuhnya siap menghadapi musim baru.

Dominasi 17 tembakan dan xG 1,7 menunjukkan kemampuan menciptakan peluang sudah cukup baik. Persoalannya terletak pada kualitas akhir serangan.

Tiga tembakan tepat sasaran dari 17 percobaan juga memperlihatkan adanya jarak antara kemampuan membangun serangan dan efektivitas di depan gawang.

Di sisi lain, Madrid harus memperbaiki pertahanan transisi. Ferencvaros mampu memanfaatkan ruang ketika Madrid mulai kehilangan kontrol permainan pada babak kedua.

Kondisi tersebut menjadi semakin penting karena Mourinho diperkirakan akan mengandalkan struktur permainan yang menuntut kedisiplinan antarlini.

Kabar positifnya, Madrid masih memiliki waktu untuk memperbaiki sejumlah kekurangan. Pramusim memang menjadi periode untuk menguji kombinasi pemain, membangun kebugaran, sekaligus mencari komposisi terbaik.

Debut Bernardo Silva juga memberikan gambaran awal mengenai bagaimana Mourinho ingin memanfaatkan pemain barunya. Jika kondisi fisiknya meningkat dan integrasinya berjalan lancar, Silva berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam struktur permainan Madrid musim ini.

Sementara itu, kemenangan atas Ferencvaros menjadi hasil yang tetap berharga. Madrid mendapatkan tiga hal sekaligus: kemenangan, menit bermain untuk sejumlah pemain penting, serta bahan evaluasi sebelum memasuki persaingan sebenarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....