Hat-trick Mbappé Hancurkan Sociedad, Era Kedua Mourinho Dimulai Gemilang

  • 27 Agt 2026 12:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Madrid – Santiago Bernabéu kembali bergemuruh. Kylian Mbappé mencetak hat-trick dan mengantarkan Real Madrid menang telak 4-1 atas Real Sociedad dalam laga kandang pertama José Mourinho pada periode keduanya bersama Los Blancos Kamis 27 Agustus 2026.

Kemenangan tersebut membuat Madrid mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan LaLiga musim ini. Sebelumnya, mereka menundukkan Espanyol 2-1 pada laga pembuka.

Namun, skor akhir 4-1 tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan.

Madrid sempat mendapatkan tekanan dan harus memasuki jeda dengan skor 1-1. Setelah turun minum, barulah tim Mourinho menunjukkan wajah yang jauh lebih agresif.

Dalam rentang hanya 20 menit, Madrid mencetak tiga gol untuk mengubah pertandingan menjadi pesta di hadapan pendukungnya.

Madrid langsung mencoba mengambil kendali sejak awal.

Mbappé dan Vinícius Júnior beberapa kali bertukar posisi serta menciptakan peluang. Namun, kiper Sociedad Álex Remiro tampil sigap untuk menggagalkan sejumlah ancaman tuan rumah.

Di sisi lain, Real Sociedad juga mampu memberikan perlawanan. Mikel Oyarzabal sempat memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting.

Tekanan Madrid akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-40.

Federico Valverde membawa bola dari lini tengah dan mengirimkan umpan kepada Mbappé di area penalti. Penyerang Prancis itu melakukan kontrol cepat sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di pojok kiri atas gawang Remiro.

Gol tersebut membuat Bernabéu bergemuruh.

Tetapi keunggulan Madrid hanya bertahan empat menit.

Sociedad memanfaatkan bola muntah setelah tembakan awal mereka diblok Ibrahima Konaté. Luka Sučić berada di posisi yang tepat dan menyambar bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Babak pertama berakhir dengan skor imbang.

Mourinho kemudian mendapatkan respons yang diinginkannya dari para pemain setelah turun minum. Madrid tampil lebih agresif, pressing meningkat dan pergerakan para pemain depan menjadi lebih sulit dihentikan.

Perubahan itu menghasilkan gol kedua pada menit ke-60.

Mbappé bekerja sama dengan Jude Bellingham melalui umpan satu-dua di dalam kotak penalti. Bellingham mengembalikan bola dengan cepat dan Mbappé menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Madrid kembali unggul.

Gol itu menjadi titik balik pertandingan.

Madrid kemudian semakin percaya diri.

Delapan menit berselang, Bellingham kembali memainkan peran penting. Gelandang Inggris tersebut merebut bola dari Luken Beitia di area berbahaya sebelum mengirimkannya kepada Vinícius.

Dengan gawang yang sudah terbuka, Vinícius tidak mengalami kesulitan untuk mencetak gol ketiga Madrid.

Skor berubah menjadi 3-1.

Madrid belum berhenti menyerang.

Pada menit ke-80, Vinícius menunjukkan kualitasnya melalui sebuah umpan terobosan spektakuler. Bola melewati sela-sela kaki pemain bertahan Sociedad dan menemukan Mbappé.

Mbappé kemudian mengangkat bola melewati Remiro dengan tenang.

Hat-trick. 4-1 untuk Madrid.

Tiga gol tersebut sekaligus menjadikan Mbappé pemain pertama yang mencetak hat-trick di LaLiga musim ini. Ia juga kini telah mencetak enam gol untuk Madrid di semua kompetisi sejak awal musim.

Menariknya, Sociedad merupakan salah satu lawan favorit Mbappé. Setelah trigol tersebut, ia telah mencetak tujuh gol melawan mereka di kompetisi tersebut.

Kemenangan Madrid memang menjadi panggung Mbappé.

Namun, kontribusi Jude Bellingham dan Vinícius juga tidak kalah penting.

Bellingham memberikan dua assist untuk Mbappé dan Vinícius. Ia juga menjadi pemain Madrid dengan jumlah duel sukses terbanyak dalam pertandingan tersebut.

Sementara Vinícius mencetak satu gol sekaligus memberikan assist untuk gol ketiga Mbappé.

Kolaborasi ketiganya memberikan gambaran menarik mengenai potensi lini serang Madrid di bawah Mourinho.

Mbappé dapat menjadi ujung tombak sekaligus penyerang yang menyerang ruang. Vinícius memberikan ancaman melalui kecepatan dan kemampuan satu lawan satu, sedangkan Bellingham bergerak dari lini kedua untuk menghubungkan permainan.

Jika kombinasi tersebut terus berkembang, Madrid memiliki tiga sumber ancaman yang sangat sulit dikawal.

Nama lain yang patut mendapat perhatian adalah Arda Güler.

Pemain Turki tersebut kembali memberikan kontribusi kreatif. Ia tercatat menciptakan lima peluang melawan Sociedad, setelah sebelumnya menciptakan tujuh peluang ketika Madrid menghadapi Espanyol.

Kehadiran Güler membuat Madrid memiliki alternatif kreativitas selain mengandalkan Bellingham.

Ini penting bagi Mourinho.

Madrid tidak boleh menjadi tim yang hanya bergantung kepada kemampuan individu Mbappé atau Vinícius. Ketika lawan berhasil menutup ruang kedua pemain tersebut, Madrid membutuhkan pemain lain yang mampu membuka pertahanan.

Güler bisa menjadi salah satu jawabannya.

Dominasi Madrid juga terlihat dari statistik pertandingan.

Los Blancos menghasilkan 3,14 expected goals (xG), sedangkan Sociedad hanya mencapai 0,57 xG. Madrid juga melepaskan 20 tembakan dan 11 di antaranya tepat sasaran.

Artinya, kemenangan Madrid bukan sekadar hasil dari efektivitas Mbappé.

Mereka memang menciptakan peluang dengan kualitas yang jauh lebih baik.

Sociedad sempat membuat pertandingan berjalan sulit pada babak pertama. Namun setelah jeda, Madrid meningkatkan tekanan dan mampu mengubah dominasi tersebut menjadi gol.

Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi Mourinho.

Ia kembali memimpin pertandingan kandang Real Madrid di Bernabéu setelah lebih dari 13 tahun. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi awal yang sangat positif bagi periode keduanya di klub.

Para pendukung Madrid bahkan meneriakkan nama Mourinho pada akhir pertandingan.

Namun, pelatih asal Portugal tersebut tetap memiliki pekerjaan besar.

Madrid memang mencetak empat gol, tetapi mereka sempat terlihat rapuh ketika kehilangan bola. Sociedad mampu mendapatkan beberapa peluang pada babak pertama dan berhasil mencetak gol melalui situasi bola muntah.

Mourinho tentu memahami bahwa menghadapi tim dengan kualitas lebih tinggi, kelemahan seperti itu bisa menjadi masalah.

Dua pertandingan, dua kemenangan.

Madrid kini memiliki modal awal yang sangat positif. Lebih penting lagi, kemenangan atas Sociedad menunjukkan bahwa Mourinho mulai menemukan kombinasi yang efektif antara pemain-pemain bintangnya.

Mbappé menjadi pusat perhatian dengan tiga gol.

Bellingham menunjukkan kemampuan menciptakan peluang.

Vinícius memberikan kecepatan sekaligus kreativitas.

Güler menawarkan dimensi berbeda dari lini tengah.

Dan Mourinho mendapatkan sesuatu yang paling penting dari pertandingan kandang pertamanya: keyakinan bahwa timnya bisa berkembang menjadi lebih solid.

Musim masih panjang.

Tetapi jika Madrid mampu mempertahankan intensitas seperti babak kedua melawan Sociedad, persaingan LaLiga musim ini berpotensi menjadi semakin menarik.

Satu hal sudah terlihat jelas dari Bernabéu:

Mourinho kembali, Mbappé sedang panas, dan Real Madrid mulai mengirim pesan serius kepada para pesaingnya.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....