Pemkab PPU Siapkan SDM Lokal Sambut Peluang Kerja di Bandara Nusantara
- 05 Okt 2026 10:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyiapkan sumber daya manusia lokal untuk menangkap peluang kerja dari pengembangan Bandara Internasional Nusantara.
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengatakan, keberadaan bandara di Kecamatan Penajam berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya pada sektor penerbangan. Peluang tersebut dinilai perlu dipersiapkan sejak dini agar warga lokal memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
“Bandara Internasional Nusantara ke depan akan membuka peluang kerja bagi warga lokal, khususnya bidang penerbangan,” ujar Mudyat Noor di Penajam, Minggu 4 Oktober 2026.
Menurut Mudyat, Pemkab PPU telah menjalin kerja sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya untuk menyiapkan tenaga kerja lokal. Persiapan tersebut diarahkan terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga nonteknis di lingkungan bandara dan sektor pendukung penerbangan.
Mudyat mengatakan, Bandara Internasional Nusantara akan terus berkembang seiring rencana peningkatan status dari bandara khusus menjadi bandara komersial. Pengembangan tersebut juga didukung konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara melalui jalan tol dan Jembatan Pulau Balang.
Jika nantinya melayani penerbangan domestik dan internasional, aktivitas bandara diproyeksikan meningkatkan mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di PPU. Dampaknya tidak hanya pada lapangan kerja, tetapi juga sektor jasa transportasi, perdagangan, perhotelan, dan UMKM.
“Pendapatan kabupaten Penajam bisa bertambah dari sektor industri, pariwisata dan kawasan pengembangan ekonomi lainnya,” kata Mudyat.
Ia menilai peningkatan aktivitas penerbangan juga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat di kawasan penyangga IKN. Meningkatnya mobilitas orang dan barang diharapkan ikut mendorong daya beli serta pendapatan pelaku usaha.
Mudyat menambahkan, perkembangan ekonomi tersebut diharapkan memperluas sumber pendapatan daerah PPU. Pemerintah kabupaten tidak ingin perekonomian daerah hanya bergantung pada dana transfer dan sejumlah sumber pendapatan yang selama ini menjadi andalan.
“Ke depan diproyeksikan pendapatan kabupaten tidak hanya bertumpu dari dana transfer dan pajak bumi dan bangunan serta pajak kendaraan bermotor saja,” ucap Mudyat Noor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....