Lubang Tambang Dimanfaatkan Warga, ESDM Kaltim Dorong Reklamasi

  • 03 Okt 2026 08:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Provinsi Kalimantan Timur mendorong reklamasi lubang tambang salah satu perusahaan swasta di Sempaja, setelah lokasi tersebut dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber air dan tempat berkumpul.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, pada Sabtu 3 Oktober 2026. Ia mengatakan pemanfaatan lubang tambang oleh masyarakat diketahui setelah adanya kejadian seorang anak berusia tujuh tahun yang ditemukan meninggal di lokasi tersebut pada 15 September 2026.

Bambang menjelaskan, pihaknya bersama Inspektur Tambang, perangkat daerah, kecamatan, dan desa telah melakukan peninjauan pada 18 September 2026. Dari peninjauan itu diketahui masyarakat cukup sering mendatangi lokasi tersebut, terutama selama musim kemarau.

“Memang kita melihat di sana fenomena bahwa lubang tambang itu dimanfaatkan oleh masyarakat. Masyarakat sedang membutuhkan karena kita tahu kemarau panjang dan kemudian air tidak mengalir,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, air yang terdapat di bekas lubang tambang tidak dapat langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena perlu melalui penelitian laboratorium. Air bekas kegiatan pertambangan berpotensi memiliki tingkat keasaman serta kandungan logam tertentu sehingga diperlukan pemeriksaan sebelum dimanfaatkan.

"Masyarakat bahkan menjadikan lokasi tersebut seperti tempat rekreasi karena banyak warga berkumpul setiap sore. Namun, kondisi itu dinilai berisiko karena lubang tambang bukan merupakan ruang publik yang dapat dimasuki secara bebas," ucap Bambang.

ESDM Kaltim telah meminta agar aktivitas pascatambang perusahaan swasta terkait diarahkan untuk reklamasi. Inspektur Tambang juga telah diminta melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat, mengingat kewenangan perizinan, pengawasan, dan pembinaan pertambangan berada di tingkat pemerintah pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....