Hujan Deras Guyur Samarinda, BMKG Pastikan Bukan karena OMC
- 28 Sep 2026 17:00 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Hujan deras kembali mengguyur sejumlah wilayah Kota Samarinda pada Senin, 28 September 2026 pukul 14.30 Wita. Forecaster BMKG Samarinda, Muhammad Abil Nurjani, menyebut hujan ini terjadi secara alami dan bukan bagian dari operasi modifikasi cuaca (OMC).
"Iya itu hujan alami, karena sekarang di Kalimantan Timur (Kaltim) dari kami maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu tidak ada operasi modifikasi cuaca. Jadi ini hujan alami," ujarnya.
Abil menjelaskan, turunnya hujan disertai petir itu merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang kerap berubah sehingga berpotensi membentuk awan hujan walaupun Kaltim masih dalam periode kemarau.
Namun, hujan yang mulai turun bukan menjadi penanda masuknya musim penghujan. Sebab BMKG memprakirakan, awal musim hujan akan mulai terjadi pada Oktober dasarian III.
"Belum, saat ini di Kaltim sendiri itu masih dalam kondisi musim kemarau. Prediksi sementara kami mungkin sekitar akhir Oktober dan berlanjut hingga November awal musim hujan," kata Abil.
Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat Kota Tepian untuk tetap mewaspadai potensi perubahan cuaca beberapa hari ke depan. Khususnya, pada siang hingga sore hari.
Sebab menurut Abil, ada kemungkinan hujan yang terjadi pada hari ini kembali turun hingga awal Oktober.
"Ya, hari-hari ke depan itu mungkin sampai 2 Oktober masih ada potensi hujan di wilayah Samarinda. Kemungkinan masih sama, peluangnya ada di siang sampai sore hari," ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....