Monitoring Jargas Samarinda Temukan Galian Pipa tanpa Rambu

  • 22 Sep 2026 14:23 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda menemukan sejumlah catatan keselamatan dalam pembangunan jaringan gas rumah tangga atau jargas di Kelurahan Sungai Pinang Dalam. Salah satu temuan dalam monitoring tersebut adalah galian pipa yang masih terbuka dan belum dilengkapi rambu pengaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Idfi Septiani, mengatakan temuan tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam monitoring pembangunan jargas yang berlangsung pada Selasa 22 September 2026.

Menurut Idfi, kondisi galian cukup berisiko karena sebagian pekerjaan berada di gang-gang lingkungan yang memiliki ruang gerak terbatas. Pemerintah kemudian menyampaikan catatan tersebut kepada kontraktor pelaksana dan pengawas untuk segera ditindaklanjuti.

“Masih ada beberapa galian pipa yang terbuka dan tanpa ada rambu-rambu. Itu sudah kita berikan catatan dan kita sampaikan kepada kontraktor pelaksana dan juga kontraktor pengawas,” kata Idfi.

Galian pipa jargas di Samarinda yang belum memiliki rambu peringatan. (foto: RRI/zul)

Selain galian terbuka, pemerintah juga menemukan sejumlah pipa distribusi yang posisinya berada di dalam parit. Kondisi tersebut diminta untuk segera diperbaiki agar pemasangan jaringan sesuai dengan ketentuan teknis dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Idfi menjelaskan, Pemerintah Kota Samarinda bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta kontraktor pelaksana terus melakukan komunikasi terkait berbagai temuan di lapangan. "Setiap persoalan yang ditemukan dalam monitoring akan dipantau melalui koordinasi bersama," ucap Idfi.

Pemerintah Kota Samarinda memastikan monitoring akan terus dilakukan selama proses pembangunan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan jargas tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan warga yang berada di sekitar lokasi pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....