Perempuan Samarinda Masih Hadapi Kesenjangan Digital
- 22 Sep 2026 14:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perempuan di Kota Samarinda masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mengembangkan potensi diri, salah satunya kesenjangan kemampuan digital. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi akses perempuan terhadap informasi, peluang pelatihan hingga kesempatan mengembangkan usaha.
Ketua Panitia Perempuan Samarinda Bersatu 2026, Daesy Evriyani mengatakan kemampuan digital menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan.
“Tantangannya yang pertama adalah ketika mau berkarya dan berdaya ya kesenjangan kemampuan digital,” ujar Daesy, dikutip Selasa, 22 September 2026.
Keterbatasan kemampuan menggunakan teknologi masih terlihat ketika perempuan harus mengakses informasi atau mengikuti kegiatan yang dilakukan secara digital. Hal sederhana seperti pendaftaran parade melalui tautan daring, masih menjadi tantangan bagi sebagian perempuan.
Daesy juga menyoroti persoalan akses terhadap informasi dan peluang. Perempuan dapat tertinggal ketika tidak terbiasa membaca atau mengakses informasi yang tersedia melalui berbagai saluran digital.
Padahal, informasi tersebut dapat berkaitan dengan kesempatan mengikuti pelatihan, pengembangan usaha maupun peluang lain yang dapat mendukung kemandirian perempuan.
Karena itu, peningkatan literasi juga dinilai penting. Perempuan perlu memiliki kemampuan untuk mencari dan memanfaatkan informasi agar tidak kehilangan kesempatan yang tersedia.
Selain persoalan digital, tekanan di media sosial juga menjadi tantangan. Standar kesuksesan yang muncul di media sosial dapat membuat sebagian perempuan kurang percaya diri, dan takut memulai sesuatu karena merasa belum sempurna.
Peningkatan kapasitas perempuan perlu menjadi bagian dari langkah ke depan. Dengan kemampuan dan kepercayaan diri yang tumbuh, perempuan diharapkan berani berkarya untuk masa depan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....