FKUB Samarinda Canangkan Delapan Program Kerja Periode 2026-2027
- 12 Sep 2026 18:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda mencanangkan delapan program kerja untuk memperkuat kehidupan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Samarinda selama periode 2026-2027.
Program tersebut dirumuskan dalam Rapat Kerja FKUB Samarinda yang digelar di Sekretariat FKUB Jalan Dahlia, Samarinda, pada Sabtu 12 September 2026. Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA itu diikuti seluruh jajaran pengurus FKUB Samarinda.
Rapat kerja dipimpin langsung Ketua FKUB Samarinda H. Syaparudin, S.Sos bersama Sekretaris FKUB Ir. H. Masumi. Kegiatan dibuka Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Yosua Laden.
Dalam arahannya, Yosua menekankan pentingnya memperkuat kekompakan seluruh jajaran pengurus dalam menjalankan tugas organisasi. “Kerja sama sesama pengurus harus lebih kompak lagi dalam menjalankan tugas di organisasi masing-masing,” ujarnya.
Yosua juga mendorong FKUB Samarinda segera membentuk FKUB hingga tingkat kecamatan. Selain itu, pembentukan organisasi sayap berupa Pemuda Lintas Agama atau PELITA Samarinda dan Perempuan Lintas Agama atau PERLITA turut menjadi perhatian dalam pengembangan peran FKUB di tengah masyarakat.

Setelah pembukaan, Ketua FKUB Samarinda H. Syaparudin memberikan kesempatan kepada masing-masing koordinator kelompok kerja untuk memaparkan usulan program selama satu tahun ke depan. Pemaparan diawali Koordinator Pokja Rekonsiliasi Dr. H. Suwoko, dilanjutkan Koordinator Pokja Rekomendasi Drs. H. Tejo Sutarnoto, SH., M.Si, serta Koordinator Pokja Sosialisasi Dr. Damingun.
Dari hasil rapat kerja tersebut, FKUB Samarinda menetapkan delapan program utama, meliputi pembentukan FKUB tingkat kecamatan sekaligus sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, pembentukan PELITA dan PERLITA, dialog lintas agama, peringatan Hari Toleransi Internasional November 2026, FKUB Goes to School atau Sekolah Kerukunan, program berbasis komunitas muda, dialog kerukunan bersama ormas keagamaan, digitalisasi FKUB, serta pelatihan peningkatan kapasitas rekonsiliasi konflik bagi seluruh pengurus.
Delapan program tersebut menjadi hasil utama Rapat Kerja FKUB Samarinda yang akan menjadi agenda organisasi dalam memperkuat koordinasi, dialog, dan kehidupan kerukunan antarumat beragama di Kota Samarinda selama periode 2026-2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....